Ia mengabarkan sudah tiba di depan rumah. Ia meminta anak dan istrinya keluar rumah. Tapi ia meminta mereka tetap di teras depan pintu. Tidak boleh keluar.
Kedua anaknya berteriak kegirangan. Sudah lama buah hatinya ini ditinggal ayahnya.
Kedua bocah kecil itu patuh pada perintah ayahnya. Mereka tetap berdiri di depan teras. Istrinya juga demikian.
Di depan pagar pintu, dr. Hadio berdiri dengan kedua tangan di belakang. Mulutnya terbungkus masker.
Dari jarak lima meter, ayah, ibu dan dua anak ini saling tatap. Tanpa suara. Hanya mata saling berbicara.
"Duhai... anak-anakku dan istriku... Papa sangat mencintai kalian. Bersabar dan kuat ya", batin dr. Hadio berbisik.
Dua anaknya hanya bisa memandang dari jauh. Mereka belum mengerti apa yang terjadi. Mereka belum mengerti mengapa ayahnya tidak berlari menyambut dan menggendong mereka.
Istri dokter Hadio punya firasat. Ia dengan cepat mengabadikan momen tak terlupakan ini. Ia mengambil HP, memotret seketika. Dan ini menjadi momen terakhir pertemuan mereka.
"Selamat tinggal sayang... Jaga anak-anak kita ya sayang. I love you," ujar dr. Hadio lirih sambil melambaikan tangannya.
Baca Juga: Kumandang Azan untuk Lawan Covid-19 di Jerman
Dokter Hadio masuk mobil berwarna biru tua. Di dalam mobil batinnya bergolak, mengharu biru.
Mata saya berkaca-kaca saat melihat foto ini. Really sad.
Dokter Hadio selamat jalan ya...
Kami semua mencintai dan mendoakan dokter yang terbaik..
Love you dokter...
Salam perjuangan penuh cinta.
Birgaldo Sinaga."
Ternyata foto dokter Malaysia
Foto tersebut ternyata bukanlah foto perpisahan terakhir dokter Hadio. Lelaki dalam foto tersebut benar seorang dokter, tapi di Malaysia.
Hal itu terungkap dari artikel portal parenting Malaysia bernama majalahpama.my, berjudul "Takut Bawa Balik Virus Covid-19, Dokter Ni Tak Masuk Rumah. Tengok Anak dari Jauh."
Dalam artikel itu dijelaskan, foto tersebut adalah seorang dokter yang dibagikan oleh sang sepupu di Facebook.
Sang sepupu bernama Ahmad Effendy Zailanudin membagikan foto tersebut ke Facebooknya, dengan catatan bahwa dokter tersebut terpaksa hanya berdiri di pagar rumah, guna melepas kangen dengan keluarga.
Sang dokter sendiri kekinian sedang ditugaskan merawat pasien virus corona Covid-19 di Malaysia.
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek
-
Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo
-
Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan
-
Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji
-
Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini