Suara.com - Juru Bicara Pemerintah untuk Penganan Covid-19 Achmad Yurianto mengklaim alat rapid test virus corona akan disebar ke seluruh Indonesia. Tujuannya, untuk menemukan kasus pasien positif virus corona Covid-19.
Yurianto mengatakan, sebanyak 125 ribu alat rapid test telah dibagikan ke seluruh wilayah di Indonesia. Terhitung, alat tersebut mulai dibagikan hari ini.
"Pemerintah juga sudah melakukan kegiatan screening massal dengan menggunakan metode rapid test itu tujuannya adalah untuk secepatnya menemukan kasus positif di masyarakat," kata Yurianto melalui Youtube di akun BNPB, Senin (23/3/2020).
Yurianto mengklaim, pemerintah telah melakukan uji coba pada alat rapid test itu. Hasilnya, ditemukan masyarakat yang positif dan negatif virus corona Covid-19
"Beberapa hari yang lalu sudah dilaksanakan kegiatan yang serupa dengan menggunakan metode yang sama. Kami mendapatkan beberapa hasil positif, meskipun lebih banyak kita temukan yang hasilnya negatif dari pemeriksaan screening ini," tutupnya.
Jumlah pasien virus corona meninggal di Indonesia meningkat menjadi 49 orang. Jumlahnya bertambah 1 orang. DKI Jakjartga masih menjadi yang paling banyak.
Hal itu diupdate Juru Bicara Wabah Virus Corona Indonesia Achmad Yurianto, dalam jumpa pers di Gedung BNPB, Minggu (22/3/2020). Data itu sampai 15.30 WIB.
Sementara itu pasien yang sembuh bertambah menjadi 1 orang, menjadi 30 pasien.
Sementara itu jumlah pasien positif virus corona Indonesia melonjak menjadi 579 orang. Jumlah itu bertambah 65 orang
Baca Juga: Satu Calon Wabup Bekasi Tak Dilibatkan Proses Pemilihan, DPRD Diminta Tobat
"Total kasus menjadi 579," kata Yurianto.
Berikut data lengkapnya:
- Bali 6
- Banten 56
- Yogyakarta 5
- Jakarta 353
- Jambi 1
- Jawa Barat 59
- Jawa Tengah 15
- Jawa Timur 41
- Kalimantan Barat 2
- Kalimantan Timur 11
- Kalimantan Tengah 2
- Kalimantan Selatan 1
- Kepulauan Riau 5
- Sulawesi Utara 1
- Sumatera Utara 2
- Sulawesi Tenggara 3
- Sulawesi Selatan 2
- Lampung 1
- Riau 1
- Maluku Utara 1
- Maluku 1
- Papua 2
Dalam Proses Verifikasi di Lapangan 8
Total 579
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Iran Tantang Donald Trump Kirim Kapal ke Teluk Persia Jika Berani: Kami Kendalikan Selat Hormuz
-
WFA Jelang Lebaran 2026, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek Turun 29 Persen Hari Ini
-
Mudik Jadi Aman, Ini Daftar Lokasi Posko Layanan Keluarga BKKBN di Jalur Mudik Lebaran 2026!
-
Lebaran di Balik Kemudi, Kisah Rasimin Menunda Kepulangan Demi Mengantar Rindu Orang Lain
-
Kronologi Baru Kasus Andrie Yunus: TAUD Ungkap Temuan Botol yang Dibuang Pelaku dari Motor
-
Sinyal Gaji Pejabat dan DPR Bakal Dipotong, Prabowo Siapkan Strategi Hadapi Krisis Global
-
Tim Advokasi: Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras Adalah Percobaan Pembunuhan Berencana
-
Mudik 2026, Cerita Perjuangan Perantau Kalimantan hingga Berkah Mudik Gratis BUMN
-
Kasatgas Tito dan Mensos Serahkan Bansos Rp100 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatera
-
Mata Kanan Terluka Parah, Begini Kondisi Medis Korban Penyiraman Air Keras Andrie Yunus