Dana pensiun ini sebelumnya hanya bisa diambil kalau kita sudah memasuki usia pensiun, yaitu paling cepat di usia 60 tahun.
2. Rumah tangga (Households)
Bila anda tidak berhak dengan bayaran tambahan karena virus corona, anda masih bisa mendapatkan pembayaran stimulus ekonomi sebanyak AU$ 750, atau sekitar Rp 7,2 juta.
Pembayaran ini akan diberikan otomatis mulai tanggal 13 Juli untuk sekitar 5 juta warga Australia, termasuk untuk mereka yang sudah menerima pensiun, mereka yang menjadi pengasuh orang lain, mereka yang mendapat tunjangan keluarga, atau mereka yang sudah punya kartu 'senior card'.
Jumlah ini sebagai tambahan atas pembayaran terpisah sebanyak AU$ 750, yang sudah diumumkan sebelumnya.
"Ini dengan jelas menunjukkan kami memperkirakan krisis ini akan berlangsung lama dan kami tahu mereka yang paling lemah dalam masyarakat kita memerlukan bantuan keuangan di masa-masa ini," kata PM Scott Morrison.
"Kami akan memberikan dukungan kepada perekonomian, namun kami juga akan memberikan bantuan keuangan nyata bagi mereka yang sangat rentan dalam masyarakat."
3. Pensiunan
Dengan menurunnya tingkat suku bunga di Australia, para pensiunan di Australia juga akan mendapat uang pensiun yang lebih besar.
Baca Juga: Liga Australia Dihentikan Tanpa Batas Waktu karena Pandemi Virus Corona
Pemerintah minggu lalu menurunkan tingkat suku bunga sebesar 0.25 persen, dan dalam istilah penghitungan uang pensiun ada yang disebut 'deeming rates'.
'Deeming rates' digunakan untuk menghitung berapa uang yang didapat para pensiunan sesuai dengan suku bunga bank di saat itu.
Mulai awal Mei, 'deeming rate' terendah adalah 0.25 persen dan 'deeming rate' tertinggi adalah 2.25 persen.
Dengan tingkat seperti ini, seorang pensiunan di Australia diperkirakan akan mendapat uang pensiunan tambahan sebanyak AU$ 219, sekitar Rp 2 juta, setiap tahunnya.
Menurut pemerintah, perubahan ini akan memberi manfaat bagi sekitar 900 ribu warga yang menerima tunjangan penghasilan, termasuk pensiunan.
4. Bisnis yang tetap mempertahankan pekerja
Lembaga 'non-for-profit' dan usaha kecil yang memiliki perputaran bisnis di bawah AU$ 50 juta akan mendapat bantuan uang tunai tanpa pajak sampai AU$ 100 ribu untuk tetap bisa mempertahankan pekerja dan tetap beroperasi.
Pemerintah memperkirakan ada 690 ribu usaha yang berada di kategori ini di Australia, dengan jumlah pekerja 7,8 juta orang dan 30 ribu 'not-for-profit' yang berhak mendapat bantuan.
Namun bukan berarti kalau anda pekerja di sektor ini akan mendapat penghasilan tambahan.
Bantuan ekonomi ini hanya berhubungan dengan keringanan pajak bagi pemilik bisnis dan 'not-for-profit', sehingga mereka tidak akan memberhentikan pekerja begitu saja.
"Kami tahu bahwa usaha kecil kesulitan untuk bertahan, namun ini sangat mempengaruhi mereka," kata PM Morrison.
"Entah itu bengkel mobil, salon, pemilik kafe, dengan memberikan bantuan minimum AU$ 20 ribu (sekitar Rp 195 juta) sampai AU$ 100 ribu (sekitar Rp 073 juta), bagi usaha kecil yang memiliki staf, ini akan membantu mereka tetap bertahan sampai krisis selesai."
Masih ada bantuan lainnya lagi
Ada pula paket stimulus kedua yang disampaikan pemerintah Australia dalam masa 2 minggu belakangan.
Yang pertama disampaikan 12 Maret lalu, yang berisi bayaran AU$ 750 bagi mereka yang sekarang sudah menerima tunjangan sosial, serta bayaran untuk pekerja harian yang terkena COVID-19 atau harus menjalani karantina.
Ketika mengumumkan paket bantuan ekonomi kedua hari Minggu kemarin (22/3), PM Scott Morrison mengatakan bantuan yang diberikan bukan menjadi hal terakhir yang akan dilakukannya.
"Akan ada lebih banyak paket ekonomi dan bantuan lainnya," katanya.
"Akan ada banyak masalah yang sekarang belum kita ketahui dan mungkin tidak pernah bisa kita bayangkan saat ini."
Tag
Berita Terkait
-
Liga Australia Dihentikan Tanpa Batas Waktu karena Pandemi Virus Corona
-
Garuda Indonesia Tetap Terbang ke Australia dan Belanda Ditengah Corona
-
Tempat Terpencil di Dunia Ini Satu-satunya yang Bebas dari Virus Corona
-
Dua Warga Australia Positif Corona Punya Riwayat Perjalanan ke Indonesia
-
F1 GP Australia Batal, Verstappen dan Lando Norris Balapan Virtual
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi