Suara.com - Yohanes Dwi Riza mengklarifikasi bahwa dirinya bukan lah pembuat unggahan ujaran kebencian kepada almarhumah Ibunda Presiden Jokowi.
Yohanes adalah warganet yang fotonya dipergunakan secara tidak bertanggung jawab oleh akun pembuat ujaran kebencian.
Melalui status Facebook-nya, Yohanes menuliskan bahwa ujaran kebencian yang beredar di internet kepada Ibunda Presiden Jokowi, Sujiatmi Notomiharjo, bukan dibuat oleh dirinya
"Foto saya telah dipakai tanpa izin dan disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, yang telah mencemarkan nama baik saya," terang Yohanes dalam pernyataan klarifikasi Facebook-nya.
Sebelumnya, beredar sejumlah unggahan ujaran kebencian mengenai kematian Ibunda Presiden Joko Widodo yang salah satunya menggunakan foto Yohanes sebagai profil akun Twitter @RullyMania.
"Dengan ini saya ingin mengklarifikasi bahwa akun Twitter @RullyMania tersebut bukan lah akun saya," kata Yohanes.
Menindaklanjuti kejadian ini, Yohanes lantas melaporkan kasus pencemaran nama baik ini ke Cyber Crime Polri.
"Saya juga telah melaporkan hal ini ke Cyber Crime Polri dan mengimbau untuk pemilik akun Twitter tersebut untuk tidak lagi menggunakan foto saya atau foto orang lain seenaknya tanpa izin dan tidak bertanggung jawab," tegas Yohanes.
Kehebohan ujaran kebencian yang menggunakan akun ini sempat menyita perhatian publik bahkan politikus Budiman Sudjatmiko.
Baca Juga: Imbas Corona, Butik Ivan Gunawan Alami Penurunan Omzet
Yohanes memastikan foto dirinya dalam akun tersebut kemungkinan diambil oleh salah satu teman Facebook-nya .
Dari penelusuran Suara.com, akun Twitter @RullyMania kini telah tidak aktif dan telah mencopot foto profilnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka
-
Sebut White Collar Crime, Jaksa Heran Harta Nadiem Naik Rp4,8 T Saat GoTo Rugi
-
Soroti Kematian Anak dan Warga Sipil di Dogiyai, Mahasiswa Papua Ajukan 19 Tuntutan ke Pemerintah
-
Polda Jambi Bongkar Peredaran Narkoba Jumbo, 20 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi Disita
-
Selly Gantina Soroti Temuan 11 Bayi di Sleman, Minta Negara Utamakan Perlindungan Anak
-
Nama Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Blueray, KPK Diminta Jalankan Perintah Presiden
-
Bermula dari Area Parkir, Polisi Bongkar Penyimpanan 1.000 Butir Ekstasi di Apartemen Greenbay Jakut
-
Grace Natalie Siap Temui Jusuf Kalla Usai Dipolisikan: Saya Tidak Ada Masalah Pribadi
-
Nadiem Klaim Permendikbud Soal Pengadaan Chromebook Tak Terkait Investasi Google ke Gojek
-
Soal Polemik Cerdas Cermat di Kalbar, Setjen MPR RI Janji Evaluasi Menyeluruh