Suara.com - Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari pandemi Virus Corona atau Covid-19 di Indonesia bertambah lima orang. Sejak mewabah, kekinian total ada 64 orang yang telah dinyatakan sembuh.
"Kasus yang sudah sembuh, pasien yang sudah sembuh bertambah lima orang. Sehingga total menjadi 64 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi yang disiarkan akun Youtube BNPB, Minggu (29/3/2020) sore.
Di sisi lain, jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19 juga kian bertambah sebanyak 12 orang. Sehingga total angka kematian akibat wabah Covid-19 di Indonesia mencapai angka 114 orang.
"Pasien yang meninggal bertambah 12 menjadi 114 orang," katanya.
Sebelumnya, Yuri menyampaikan angka kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah sebanyak 130 orang. Kekinian, hingga Minggu (29/3/2020) sore tadi tercatat total sebanyak 1.285 orang dinyatakan positif Covid-19.
"Sekarang kita pahami bahwa ada penambahan kasus baru positif sebanyak 130, sehingga jumlah sekarang menjadi 1.285 kasus positif," kata dia.
Yuri lantas mengemukakan, semakin bertambahnya kasus positif Covid-19 di Indonesia menggambarkan bahwa masih adanya masyarakat atau pasien positif Covid-19 di luar yang belum melakukan isolasi.
Meski demikian, hal itu bisa menjadi gambaran bahwa masih ada pula yang masyarakat yang tidak mengikuti anjuran pemerintah untuk berdiam diri di rumah hingga mencuci tangan dengan sabun secara bersih.
"Mari kita jadi pahlawan untuk melindungi diri, untuk melindungi orang lain, dan untuk melindungi seluruh bangsa ini. Kami yakin, kami optimis pasti kita akan bisa."
Baca Juga: Mohon Maaf, BUMN Tahun Ini Tidak Adakan Mudik Gratis karena Corona
Berita Terkait
-
Mohon Maaf, BUMN Tahun Ini Tidak Adakan Mudik Gratis karena Corona
-
Jubir Covid-19 Sebut Ada Pasien Positif Belum Lakukan Isolasi Mandiri
-
Cegah Virus Corona Covid-19, Berapa Kali Kita Perlu Mencuci Seprai?
-
Kasus Langka, Seorang Bayi Meninggal Dunia Karena Virus Corona Covid-19
-
Kasus Menurun Drastis, Ini Kunci Korea Selatan Mengatasi Pandemi Corona
Terpopuler
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Rekomendasi Parfum di Indomaret yang Tahan Lama untuk Salat Id
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
Terkini
-
Pulang Basamo 2026: Ribuan Perantau Minang Mudik Gelombang Kedua, Dari Bali hingga Samarinda
-
Pemudik Mulai Padati Terminal Kampung Rambutan, Puncak Arus Mudik Diprediksi H-3 Lebaran
-
Negara Janji Tanggung Biaya Pengobatan Aktivis KontraS Korban Teror Air Keras
-
Mencekam! Israel Bak Neraka, Api di Mana-mana Setelah Dirudal Kiamat Iran
-
Serangan Air Keras Aktivis KontraS Disorot PBB, Wamen HAM Desak Polisi Percepat Penyelidikan
-
Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran
-
Bahlil Tawarkan Ekspor Listrik Surya ke Singapura, Kepri Disiapkan Jadi Kawasan Industri Hijau
-
Pasukan Khusus Iran Target Bunuh Benjamin Netanyahu, Sampai Lihat Bukti Mayatnya
-
Teror Penyiraman Air Keras: LPSK Berikan Perlindungan Darurat Bagi Aktivis KontraS Andrie Yunus
-
Mudik Lebih Santai? Menhub Ajak Pemudik Manfaatkan WFA untuk Hindari Macet