Suara.com - Sebagai seorang muslim, ada beberapa doa yang bisa dipanjatkan untuk meminta kesembuhan dari penyakit yang sedang diderita. Termasuk memohon kesembuhan dari penyakit covid-19.
Sebagai penderita covid-19, pasien wajib mengikuti perawatan medis sesuai arahan dokter sebagai bentuk ikhtiar atau usaha kita.
Langkah kedua setelah usaha adalah berdoa untuk memperlancar upaya batiniah kita setelah berusaha secara lahiriah.
Adapun doa yang bisa dipanjatkan untuk memohon kesembuhan pernah dianjurkan oleh Rasulullah SAW.
Menukil dari NU Online, doa memohon kesembuhan untuk penyakit berat diriwayatkan oleh Imam Muslim dari sahabat Anas RA.
Allhumma ahyin m knatil haytu khairan l, wa tawaffan m knatil waftu khairan l.
"Ya Allah, hidupkan (sembuhkan) aku selama kehidupan itu baik bagiku dan wafatkan aku bila itu baik bagiku."
Selain itu, dianjurkan pula untuk memperbanyak dzikir, dan lafal-lafal alternatif lain seperti :
1. Lafal istighfar Nabi Adam AS dan Siti Hawa
Baca Juga: Pocong Jadi-jadian yang Jaga Desa Lockdown Jadi Sorotan Media Asing
Rabban zhalamn anfusan. Wa illam taghfir lan wa tarhamn, lanaknanna minal khsirna.
"Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri sendiri. Jika Kau tidak mengampuni dan menyayangi kami, niscaya kami termasuk hamba-Mu yang merugi," (Surat Al-A'raf ayat 23).
2. Lafal tasbih penyesalan Nabi Yunus AS
L ilha ill anta. Subhnaka inn kuntu minaz zhlimna.
Tiada tuhan selain Allah. Maha suci Engkau. Sungguh, aku dahulu termasuk orang yang berbuat aniaya,” (Surat Al-Anbiya ayat 87).
Setelah melakukan usaha dan berdoa, maka langkah selanjutnya adalah tawakkal atau memasrahkan diri pada Tuhan atas upaya dan doa kita.
Usaha, doa, dan tawakkal harus dilakukan secara beriringan untuk menghadapi sebuah persoalan sebagai manusia yang beriman.
Tag
Berita Terkait
-
Pocong Jadi-jadian yang Jaga Desa Lockdown Jadi Sorotan Media Asing
-
Pasien Positif Corona Tembus 1.677 Kasus, Pemerintah: Warga Jangan Mudik!
-
Tenaga Medis di Jakarta Positif Corona: Dua Sedang Hamil, Satu Meninggal
-
Viral Keluyuran di Tebet, Jejak Nenek Positif Corona Kini Di-Lockdown Warga
-
Unair Klaim Temukan Obat Covid-19, Lebih Mujarab dari Avigan dan Klorokuin
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air