Suara.com - Seorang pria ditemukan tewas Jumat 3 April 2020 pukul 01.30 WIB dini hari. Korban tewas yang merupakan warga Matraman, Jakarta Timur ternyata berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.
Kejadian tersebut dilaporkan langsung ke Siaga Ops Polda Metro Jaya pada Jumat 3 April 2020 sore.
"Korban AA (60) adalah PDP (Pasien Dalam Pengawasan) Covid-19," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu (4/4/2020).
Adapun kronologi kejadian tersebut, Yusri menuturkan, korban pada Kamis 2 April 2020 sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit (RS) Premier Jatinegara. Kemudian Korban dibawa pulang oleh keluarga hingga akhirnya ditemukan tewas sehari sebelumnya.
"Karena keluarga korban tidak mau diurus sesuai protap penanganan Covid-19 dari RS Persahabatan dibawa ke RS Dharma Persada Rawamangun untuk memastikan korban telah meninggal dunia," ungkapnya.
Yusri mengatakan, korban kemudian dibawa pulang kembali oleh keluarganya ke rumah.
"Kemudian mobil jenazah RSUD Matraman tiba di TKP lanjut dilakukan pengemasan sesuai protokol penangangan Covid-19 dan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!