Suara.com - Meski dihadapkan pada situasi wabah pandemi Virus Corona atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan tetap akan melaksanakan agenda pelantikan kepala desa (kades) terpilih hasil pilkades serentak 5 Maret 2020 silam.
Namun pelantikan tersebut akan dilakukan melalui video conference dan akan dipimpin langsung Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali pada Rabu (15/4/2020) mendatang.
Menurut rencana, Bupati Bulukumba akan melantik sebagian kades terpilih di Ruang Pola Kantor Bupati dan selebihnya dilantik di kantor kecamatan masing-masing melalui video conference (online).
“Jadi Bupati akan melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Ruang Pola dan disiarkan secara live streaming di 8 lokasi lainnya,” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Andi Kurniady seperti dilansir Terkini.id-jaringan Suara.com pada Senin (13/4/2020).
Untuk diketahui, jumlah kades terpilih yang akan dilantik sebanyak 64 orang. Meski ada 64 desa yang melaksanakan pilkades serentak, Kurniady menyatakan pelantikan kades terpilih melalui video conference hanya akan melantik 62 kades terpilih untuk periode tahun 2020- 2026.
“Dua desa, yaitu Balangtarong dan Caramming belum dilantik oleh karena penyelesaian sengketanya masih berproses atau belum selesai,” beber mantan Sekwan dan Kadis Perhubungan ini.
Terkait sarana prasarana pelantikan melalui video conference, pihaknya telah mempersiapkan alatnya di lokasi kantor kecamatan.
“Di Ruang Pola ada sembilan orang mewakili sembilan kecamatan, selebihnya di kantor kecamatan masing-masing, kecuali dari Kecamatan Bontobahari bergabung di Kantor Kecamatan Ujungloe. Begitu pula Kecamatan Herlang, lokasi pelantikan kadesnya dipindahkan di Gedung Gema Desa Pataro,” tutupnya.
Baca Juga: Panen Pujian, Kades Wonosobo Hibahkan Lahan untuk Pemakaman Pasien Corona
Berita Terkait
-
Gegara Corona, Puluhan Kades di Bojonegro Hari Ini Dilantik Secara Online
-
Rentan Penyebaran Corona, Pilkades di Bantul Ditunda
-
Pilkades Serentak 2020 Kabupaten Bekasi Ditunda karena Wabah Corona
-
Kalahkan Para Sarjana, Kisah di Balik Tukang Gali Kubur Jadi Kepala Desa
-
Warga di Desa Ini Ogah Maju Jadi Kepala Desa, Karena Penghasilannya Kecil
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Misteri Kematian Dokter Internship dr. Myta, Kemenkes Didesak Lakukan Investigasi Menyeluruh
-
Hubungan Memanas, Militer Iran Klaim Miliki Bukti AS Siapkan Konflik Baru
-
Arief Pramuhanto Disebut Korban Kriminalisasi Terberat, Pengacara: Tak Ada Aliran Dana
-
Skandal Chromebook, Prof Suparji: Langkah JPU Tuntut Penjara Ibrahim Arief Tepat
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
May Day 2026, Menaker Yassierli Tegaskan Negara Komitmen Lindungi Pekerja hingga ke Tengah Laut
-
Tak Ditemui Pemerintah karena Demo di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Bubarkan Diri Janji Balik Lagi
-
Tak Puas Sampaikan Aspirasi di Patung Kuda, Massa Mahasiswa Sempat Bakar Ban Coba Terobos Barikade
-
Momentum Hardiknas, BEM SI Demo di Patung Kuda Sampaikan 10 Tuntutan, Ini Isinya
-
Megawati Ingatkan Republik Milik Bersama, Tolak Alasan Biaya Mahal untuk Ubah Sistem Pemilu