Suara.com - Seorang pelaku klenik alias dukun di Lubuk Sikaping, Sumatera Barat dikabarkan terpapar virus corona covid-19. Dia tertular dari seseorang yang berbobat kepadanya.
Dukun tersebut kekinian harus menjalani isolasi mandiri di rumah. Hasil rapid test reaktif, tetapi saat ini masih menunggu hasil uji swab di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.
Seperti diberitakan Batamnews.co.id—jaringan Suara.com, Senin (13/4/2020), status mbah dukun itu kekinian adalah orang tanpa gejala alias OTG.
Status itu ditetapkan oleh tim Gugus Tugas Covid-19 daerah bersangkutan.
“Dia termasuk OTG, karena sempat kontak dengan pasien PDP corona yang sempat datang berobat kepadanya,” kata Koordinator Informasi Publik Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasaman, W Hutabarat.
Pasien yang diobati dukun itu berstatus pasien dalam pengawasan alias PDP di Kabupaten Pasaman setelah dirujuk ke rumah sakit. PDP tersebut dilaporkan meninggal dunia pada Sabtu (11/4/2020) dini hari sekitar pukul 03.35 WIB.
Sebelumnya, pasien itu dirawat di Ruang Isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Sikaping.
Pasien bersangkutan memiliki riwayat perjalanan dari Provinsi Jambi dan dibawa ke Pasaman sudah dalam kondisi sakit.
Baca Juga: Hati-hati! Orang Obesitas Lebih Rentan Tertular Virus Corona Covid-19
Berita Terkait
-
Penampakan Satpam yang Aniaya Perawat karena Ditegur Tak Pakai Masker
-
Imbas Virus Corona, 9 Pasangan di Gunungkidul Terpaksa Tunda Akad Nikah
-
Jokowi Sunat Anggaran KPK, Alhamdulillah Gaji Pegawai Tetap Aman
-
Pria Pembawa Sayur Mendadak Jatuh dan Meninggal di Pinggiran Jalan
-
1,6 Juta Orang Di-PHK dan Dirumahkan karena Wabah Virus Corona
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Rumah Layak Huni Dibangun di Bogor untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah
-
Punya Rencana Keuangan Bikin Percaya Diri Melonjak Jadi 86 Persen
-
Aturan Devisa Ekspor Resmi Dilonggarkan, Pengusaha Tambang Dapat Angin Segar!
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass