Suara.com - Hati-hati! Orang Obesitas Lebih Rentan Tertular Virus Corona Covid-19
Pandemi virus corona Covid-19 telah mencatatkan kematian 97.000 jiwa lebih di seluruh dunia dengan rata-rata kematian yang diperparah oleh penyakit penyerta.
Kabar buruk bagi mereka yang kelebihan berat badan, karena menurut Kepala Ahli Epidemologi Perancis, Profesor Jean Francois Delfraissy mengatakan, orang yang kelebihan berat badan atau obesitas lebih rentan terinfeksi Covid-19.
Mengutip Reuters, Jumat (10/4/2020) Profesor Jean yang mengepalai dewan ilmiah memberikan nasihat kepada pemerintahannya tentang pandemi virus corona.
Ia mengatakan sebanyak 17 juta dari 67 juta warga Perancis berisiko serius terinfeksi virus corona penyebab sakit Covid-19 karena usia, penyakit penyerta dan obesitas.
"Virus ini mengerikan, bisa menyerang anak muda, khususnya anak muda yang gemuk. Mereka yang kelebihan berat badan perlu berhati-hati," ungkap Profesor Delfraissy.
Obesitas sendiri telah menyebabkan kematian Covid-19 per kapita yang lebih tinggi dari rata-rata kematian di kota New Orleans AS dan di Meksiko.
Ia juga menyebut pada awalnya, 88 persen dari mereka terinfeksi dengan menderita gejala mirip flu yang parah. Adapun tingkat kematian pada anak muda yang di rawat di rumah sakit dengan gejala pernapasan yang parah sebesar 2 persen. Tetapi bisa meningkat 14 persen, kepada mereka memiliki sistem imun yang lemah.
Di Perancis, mereka yang terinfeksi virus 50 hingga 60 persen di antaranya berhasil sembuh dan menjadi imun atau kebal.
Baca Juga: 161 Tenaga Medis di Jakarta Positif Corona, Meninggal Bertambah Satu
"Data awal menunjukkan bahwa jumlah orang yang mungkin telah menjadi kebal ada sekitar 10 hingga 15 persen di antaranya," ungkap Spesialis Penyakit Menular yang juga memimpin penelitian semasa pandemi Eboka dan AIDS di Perancis.
Ia juga menyebut, terlalu awal untuk membuka kembali lockdown di Perancis yang sudah dilakukan sejak 17 Maret dan berencana dibuka pada 15 April mendatang.
Dewan juga merekomendasikan, lockdown dilanjutkan beberapa minggu dari sekarang, agar tekanan untuk petugas medis mereda dan dan persebaran virus melambat.
Adapun kapasitas pengetesan virus corona Perancis meningkat dengan kemampuan memeriksa dari 3.000 per hari pada pertengahan Maret lalu.
Kini dalan sehari Perancis mampu memeriksa hingga 30.000 sampel. Dan akan kembali ditingkatkan dari 100.000 hingga 250.000 per hari dalam waktu dua minggu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak