Suara.com - Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan mengingatkan para prajurit TNI yang bertugas di wilayah itu agar menanggalkan ego pribadi ketika terjadi gesekan di lapangan dengan personel satuan lainnya untuk meminimalisasi permasalahan.
"Jangan hanya karena masalah sepele dan juga karena ego masing-masing sehingga mengakibatkan timbul bencana yang lebih besar. Apabila terjadi masalah atau gesekan di lapangan harus saling mengalah, serahkan ke pimpinan untuk diselesaikan, jangan ambil langkah sendiri-sendiri," ujar Letkol Nainggolan di Timika, Selasa (14/4/2020).
Hal itu disampaikan Dandim Mimika saat memimpin apel prajurit TNI se-garnizun Timika menyikapi insiden yang terjadi di Kabupaten Mamberamo Raya pada Minggu (12/4) antara anggota Polri dengan anggota TNI hingga menyebabkan sejumlah anggota Polri gugur.
Dandim mengaku telah menerima perintah dari Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab untuk menggelar apel seluruh prajurit Kodim 1710 Mimika serta unsur TNI terkait lainnya di wilayah Mimika guna meredam dampak dari peristiwa yang terjadi di Mamberamo Raya tersebut.
Kasus pertikaian antara prajurit TNI dengan anggota Polri di Kabupaten Mamberamo Raya tersebut, katanya, diharapkan tidak boleh terulang kembali di tempat lainnya, termasuk di Mimika.
Apalagi beban tanggung jawab prajurit TNI dan anggota Polri di Mimika saat ini jauh lebih berat terutama menghadapi sejumlah aksi kekerasan dan teror penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
"Mimika sekarang ini menjadi sentral berkumpulnya KKB dari berbagai wilayah. Kita tidak bisa menyelesaikan sendiri-sendiri permasalahan itu. TNI dan Polri harus bersinergis, kita juga memerlukan dukungan penuh dari Pemda dan masyarakat. Jadi, jangan sok hebat. Sinergitas yang sudah terpelihara dengan baik selama ini harus tetap diperlihara dan dipertahankan," ujar Letkol Nainggolan.
Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata juga menyatakan harapan yang sama agar peristiwa di Mamberamo Raya tidak terjadi di wilayah lain, termasuk di Mimika.
Kapolres menyebut ada banyak contoh dimana TNI-Polri saling bahu-membahu membantu di lapangan sehingga berbagai persoalan gangguan kamtibmas dan kerawanan sosial bisa diatasi secara bersama.
"Di Yigi anggota Polri membantu proses evakuasi anggota Yonif 755/Kostrad yang diserang oleh KKB. Begitu juga anggota Brimob di Tembagapura dibantu oleh pasukan TNI pada saat terjadi kontak senjata dengan KKB," jelas AKBP Era Adhinata.
Baca Juga: DPR Minta Penyulut Bentrok TNI - Polri di Papua Ditindak Tegas
Apel gabungan prajurit TNI se-garnizun Mimika juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan satuan TNI, diantaranya Letkol Penerbang Anggit Budi Wibowo selaku Danlanud Yohanes Kapiyau Timika, Letkol Laut (P) Yadi Mulyadi selaku Danlanal Timika, Letkol Lek Adi Siswanto selaku Dansatrad 243 Timika, Kompol I Nyoman Punia selaku Waka Polres Mimika, Kapten Kav Bayu selaku Wadan Denkav 3/SC, Kapten Cpl Arbito selaku Dantebek dan Kapten Inf Joko Hermawan selaku Dansubdenpom Timika.
Sumber: Antara
Berita Terkait
-
DPR Minta Penyulut Bentrok TNI - Polri di Papua Ditindak Tegas
-
TNI - Polri Bentrok, Pangdam Cenderawasih Akan Hukum Prajurit Bersalah
-
TNI-Polri Bentrok di Papua, Pengamat Militer: Kayak Api dalam Sekam
-
TNI-Polri Bentrok Berdarah, DPR: Seharusnya Bersatu Lawan Corona
-
Polisi-Tentara Tembak-tembakan, DPR: Kita Lagi Lawan Virus Corona!
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya
-
Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi