Suara.com - Seekor harimau putih di sebuah kebun binatang di China dikabarkan tengah stres dengan berjalan mondar-mandir mengikuti pola lingkaran.
Melansir dari World of Buzz, hewan malang di Beijing ini tertangkap kamera tengah berputar-putar di kandang sambil mengikuti gambar lingkaran besar yang tercetak di pasir kandangnya.
Menurut laman Express, tindakan yang dilakukan harimau ini merupakan respon psikologis terkait kondisi kandangnya yang sempit.
Penasihat ilmiah dari World Animal Protection China, Dr Sun Quanhui mengatakan bahwa kehidupan hewan di kebun binatang maupun pusat penangkaran hewan di China menjadi perhatian. Dirinya menyorot tempat tinggal hewan buas di kebun binatang China.
"Hewan di hampir semua kebun binatang China tinggal dibalik kandang semen dan jeruji besi, di mana hal ini bisa memperburuk kondisi psikologis hewan," kata Quanhui.
Selain itu, beberapa spesies yang harusnya hidup mengelompok, acapkali terisolasi. Ini dapat menyebabkan mereka mengalami gangguan psikologis," sambungnya.
Quanhui menyayangkan kebijakan pemerintah China soal perlindungan satwa liar yang menurutnya masih dirasa kurang.
Disebutkan, meski China memiliki undang-undang perlindungan sarwa liar yang mengklasifikasikan berdasarkan kelangkaan fauna tersebut, namun negara ini tak memiliki undang-undang lain yang menjamin hak-hak hewan.
Baca Juga: Ratusan Warga Tarik Uang Puluhan Juta karena Takut Bank Banten Bangkrut
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji
-
Pleidoi 1.400 Halaman Siap Dibacakan, Nadiem: Bagi Orang Jujur, Mudah Menuturkan Kejujuran
-
Habiburokhman Semprot Dino Patti Djalal: Kritik Lawatan Prabowo Itu Serangan Membabi Buta!
-
Nostalgia Mega-Pro? Kedekatan Prabowo-Megawati Jadi Sinyal Kuat Koalisi 2029
-
Penurunan Muka Tanah dan Hilangnya Mangrove Bikin Pantura Kian Rentan Banjir Rob, Adakah Solusinya?
-
Mantan Artis F Jalankan Sindikat Love Scammer Internasional di Solo, Tipu Rp 41 Miliar
-
Jangan ke Arab Dulu! Asosiasi: Ribuan Dapur MBG Lokal Disuspensi, Daerah 3T Belum Terurus