Suara.com - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) mencatat ada 33 warga negara Indonesia (WNI) yang positif terinfeksi virus Corona Covid-19 di New York. 10 orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
Melalui keterangan resmi, KJRI New York memaparkan data jumlah pasien Covid-19 terutama bagi WNI. Hingga Minggu 26 April 2020 kemarin tercatat ada 10 orang meninggal dunia, lima orang dirawat di rumah sakit, 13 orang menjalani karantina mandiri dan lima orang dinyatakan sembuh.
"Jumlah tersebut di luar WNI yang mungkin terpapar Covid-19 tetapi tidak atau belum melaporkannya ke KJRI," demikian tertulis dalam keterangan resmi KJRI New York yang diterima Suara.com, Senin (27/4/2020).
Kasus Covid-19 di Amerika Serikat sudah mencapai 980.861 kasus dengan 54.265 orang di antaranya meninggal dunia.
New York menjadi negara bagian yang wilayahnya memiliki kasus paling tinggi dengan total 288.313 dengan 21.908 di antaranya meninggal dunia. Sementara itu, jumlah kasus di 15 negara bagian wilayah kerja KJRI New York adalah sebanyak 572.951 dengan jumlah yang meninggal dunia mencapai 36.465 orang.
Sedangkan jumlah kasus di New York City tercatat sebanyak 150.576 dengan jumlah orang meninggal dunia yang terkonfirmasi sebanyak 10.961 dan yang belum terkonfirmasi sebanyak 5.309.
KJRI tetap mengimbau kepada masyarakat Indonesia yang berada di bawah lingkupnya untuk terus memperhatikan dan mematuhi arahan otoritas setempat, menghindari kerumunan dan mempraktekkan physical distancing serta selalu menjalani pola hidup yang sehat.
KJRI pun membuka nomor hotline yang bisa dihubungi yakni 347 806 9279, 929 329 4872, 6464 491 3809, 646 238 8721, 929 366 9842.
Baca Juga: Gaji Pegawai Hutama Karya Selama 3 Bulan Dipotong untuk Penanganan Corona
Berita Terkait
-
1.018 Kasus Baru Ditemukan, Jerman Berencana Longgarkan Lockdown
-
Ketahuan Mau Mudik, 210 Pengendara di Bekasi Diberi Sanksi Putar Balik
-
Bayi di Malang Positif Corona, Pemkot Telusuri Awal Penularan Virus
-
Rugi Rp240 Miliar, Pelaku Wisata di DIY Terancam Gulung Tikar Tahun Ini
-
Kodim Depok Sediakan ATM Beras Gratis
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
-
Selamat Jalan Eyang Meri, Pendamping Setia Sang Jenderal Jujur Kini Beristirahat dengan Damai
Terkini
-
Pramono Anung Akui Operasional RDF Rorotan Masih Penuh Tantangan: Kami Tangani Secara Serius
-
Paulus Tannos Kembali Ajukan Praperadilan dalam Kasus e-KTP, KPK: Tidak Hambat Proses Ekstradisi
-
Epstein Files Meledak Lagi: Deretan Nama Besar Dunia Terseret, dari Trump sampai Bos Teknologi
-
Pemerintah Nilai Tak Ada Resistensi RI Gabung BoP, Sebut Cuma Beda Pendapat
-
MGBKI Dukung Putusan MK soal Kolegium Dokter Spesialis, Tegaskan Independen dan Berlaku Langsung
-
Perluasan Digitalisasi Bansos di 41 Daerah, Gus Ipul: Transformasi Bangsa Mulai Dari Data
-
Menko Yusril: Pemerintah Siapkan Kerangka Aturan Cegah Risiko TPPU di Sistem Pembayaran Cashless
-
Kewenangan Polri Terlalu Luas? Guru Besar UGM Desak Restrukturisasi Besar-Besaran
-
Keppres Adies Kadir jadi Hakim MK Sudah Diteken, Pelantikan Masih Tunggu Waktu
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg