Suara.com - Penerapan status Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di DKI Jakarta memasuki fase ke dua. Namun, sejumlah ruas jalan arteri di wilayah Jakarta masih terjadi kemacetan.
Salah satunya seperti di Jalan Underpass Pasar Minggu mengarah ke Leteng Agung-Pasar Rebo.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi pukul 17.00 WIB pada Senin (27/4/2020), tampak Underpass Pasar Minggu, Jakarta Selatan tersendat di jalur yang mengarah ke Pasar Rebo dan Lenteng Agung.
Kemacetan terjadi jelang waktu berbuka puasa.
Macet di Underpass Pasar Minggu ini didominasi oleh kendaraan roda dua. Rata-rata dari mereka terlihat usai melakukan kegiatan kerja di tengah penerapan status PSBB di DKI.
Kemacetan sendiri mengular cukup panjang mulai dari depan Stasiun Pasar Minggu hingga flyover Jalan TB Simatupang. Kemacetan juga diperparah dengan adanya proyek flyover Pasar Minggu.
Sementara itu jalur Underpass Pasar Minggu yang mengarah ke Kalibata terpantau ramai lancar. Tidak ada kepadatan atau kemacetan terjadi seperti jalur yang mengarah ke Lenteng Agung dan Pasar Rebo.
Berita Terkait
-
Anak Buah Anies Minta Kemenperin Tak Asal Beri Izin Perusahaan Beroperasi
-
Kabar Baik Hari Ini, Pemerintah: Kasus Corona di Jakarta Sudah Melambat
-
Pengemis Dadakan Dibawa ke GOR Tanah Abang yang Juga Tempat Isolasi Corona
-
Warga Sekitar Masjid Tanjung Priok Geger, Diberi Bantuan Nasi Anjing
-
Maju Kena Mundur Kena, Honda Brio Dipukul Mundur Pemobil karena Lawan Arah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat