Suara.com - Satu anggota keluarga Banjarbaru, Kalimantan Selatan positif virus orona. Bahkan bayi 1,5 tahun pun tertular virus corona.
Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Banjarbaru Rizana Mirza mengatakan balita berusia 1,5 tahun itu diketahui terpapar dari ibu dan anggota keluarga lainnya yang juga positif COVID-19.
"Balita itu terpapar dari ibunya. Bahkan satu keluarga mereka, yakni saudara ayahnya dan sang nenek dinyatakan positif sehingga mereka menjalani perawatan dengan status pasien dalam pengawasan," ujarnya di Banjarbaru.
Terpaparnya balita itu menunjukkan penularan COVID-19 di Banjarbaru sudah sangat mengkhawatirkan dengan jumlah pasien positif 25 orang.
"Warga yang sudah positif COVID-19 sebanyak 25 orang dengan sebaran pada lima kecamatan dan merata hampir di 20 kelurahan. Hal ini tentu sangat mengkhawatirkan," katanya.
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani sudah mengirim surat kepada Menteri Kesehatan terkait usul pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di kota itu.
"Wali kota sudah mengirim suratnya ke Menteri Kesehatan, kemungkinan dua tiga hari ke depan sudah ada jawaban dan jika disetujui maka PSBB akan dilaksanakan di Banjarbaru guna mencegah penyebaran," kata dia.
Kunci pemberlakuan PSBB adalah disiplin masyarakat dan ketegasan aparat yang menjalankan tugas di lapangan sehingga kedua unsur harus saling mendukung agar kebijakan itu berhasil.
"Masyarakat harus sadar dan disiplin dengan tidak beraktivitas di luar rumah dan aparat juga harus tegas melarang masyarakat yang keluar rumah tanpa alasan jelas agar PSBB mencegah lebih masif dan memutus rantai penularan," katanya. (Antara)
Baca Juga: Pasien Positif Virus Corona di Jakarta Tembus 3.832 Orang, 387 Meninggal
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April