Suara.com - Sebuah bom yang berasal dari truk bermuatan bahan bakar meledak di kota Afrin, Suriah, Selasa (23/4). Setidaknya 40 warga sipil meninggal akibat insiden ini.
Melansir dari laman Al Jazeera, Kementerian Pertahanan Turki menyebut Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) merupakan otak dari bom yang meledak di sudut jalan ramai di kota Afrin ini.
Turki menuding YPG sebagai bagian dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang telah melancarkan pemberontakan bersenjata melawan Turki sejak 1984. PKK dianggap sebagai kelompok teroris oleh pemerintah Ankara.
Dalam unggahan twitter, Kementerian Turki membeberkan bahwa ledakan bom ini juga melukai 47 warga Afrin.
Menurut Observatorium Suriah bidang Hak Asasi Manusia, beberapa korban meninggal akibat peristiwa ledakan ini merupakan wanita dan anak-anak.
Berdasarkan video dan foto yang disebarkan oleh para aktivis Suriah, ledakan tersebut menyulut kobaran api yang membakar mobil dan ruko yang berada di dekat lokasi kejadian.
Terkait insiden ini, para aktivis Suriah pun mendesak warga kota Afrin untuk menyumbangkan darah di rumah sakit.
Ledakan serupa yang terjadi di beberapa wilayah yang dikontrol oleh pihak sekutu telah menewaskan banyak orang dalam beberapa bulan terakhir.
Turki dan pihak sekutu di Suriah telah merebut Afrin dalam operasi militer pada 2018 silam.
Baca Juga: Ilmuwan Temukan Bukti Pertama Kematian Akibat Meteorit Jatuh
Pemerintah Ankara mendukung sekutu di Suriah dalam perang melawan Presiden Bashar al-Assad, sekaligus, bekerja sama dengan Rusia, guna mengamankan dan memantau gencatan senjata.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
Terkini
-
Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap
-
Isak Tangis Iringi Pemakaman 5 Korban Bom PD II di Biak, Maut yang Terpendam Puluhan Tahun
-
Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering
-
Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II
-
Waspada Jasa Badal Haji Bodong, DPR Desak Pemerintah Bentuk Lembaga Resmi
-
Soroti Maraknya Jasa Badal Haji Ilegal, DPR Dorong Pembentukan Lembaga Resmi
-
Ramai Sebutan Gotham City untuk Jakarta Barat, Walkot Iin Mutmainnah Buka Suara
-
Gurita Korupsi Bea Cukai, KPK Bidik 20 Forwarder di Seluruh Pelabuhan Indonesia
-
Pemilik Rumah Yakin Teror Api Misterius di Sleman Bukan Fenomena Mistis