Suara.com - Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dikabarkan positif terinfeksi virus Corona Covid-19. Hal itu duketahui dari hasil rapid test corona.
Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, BKKBN menyebut kalau dua ASN-nya itu belum terkonfirmasi positif Covid-19. Meski demikian, mereka membenarkan kalau keduanya tengah menjalani rawat inap di RSD Pulau Galang.
"Dua ASN itu sebenarnya tidak ada gejala klinis (tidak ada keluhan sama sekali) tapi rapid test nya dicurigai," kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo saat dihubungi Suara.com, Kamis (30/4/2020).
Hasto mengatakan dua ASN itu berdinas di Kantor BKKBN Kepulauan Riau. Hasto belum menjawab dari kapan dua ASN tersebut masuk ke RSD Pulau Galang.
Hanya saja ia menegaskan kalau hasil tes dengan menggunakan PCR untuk dua ASN itu memang belum keluar.
"Belum terkonfirmasi dengan PCR," pungkasnya.
Sebelumnya, 34 pasien tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Darurat Pulau Galang, Kamis (30/4/2020).
Dua dari total pasien tersebut merupakan aparatur sipil negara (ASN) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona (Covid-19).
Hal tersebut disampaikan oleh Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono. Adapun data tersebut dihimpun pada pukul 08.00 WIB.
"(Pasien positif Covid-19) 2 ASN BKKBN," kata Yudo kepada wartawan, Kamis.
Baca Juga: Dua ASN Pegawai BKKBN Positif Corona, Dirawat di RS Pulau Galang
Selain dua ASN BKKBN tersebut, pasien positif Covid-19 lainnya merupakan 29 Anak Buah Kapal (ABK) KM Kelud dan tiga anggota Polri.
Berita Terkait
-
Jokowi: Negara Pemenang Bukan Cepat Atasi Corona, Tapi Cepat Recovery
-
Waduh! Plasma Darah Pasien Sembuh dari Corona Dijual di Pasar Gelap
-
Dua ASN Pegawai BKKBN Positif Corona, Dirawat di RS Pulau Galang
-
Penelitian: Lelaki Lebih Berisiko Meninggal karena Virus Corona
-
Studi: Pasien Kanker Tiga Kali Berisiko Kematian Akibat Corona Covid-19
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto