Suara.com - Jumlah orang yang terjangkit virus corona Covid-19 di Jakarta terus bertambah. Hingga Kamis (30/4/2020), totalnya sudah menyentuh 4.138 orang yang dinyatakan positif Corona.
Dengan demikian, jumlahnya bertambah 105 orang yang terjangkit Corona sejak kemarin, Rabu (30/4/2020).
Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar Corona di Jakarta, corona.jakarta.go.id.
Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.
Berdasarkan laman tersebut, 412 orang dinyatakan sudah sembuh. Jumlah ini tak bertambah dari hari sebelumnya.
Sementara, 381 orang lainnya dinyatakan meninggal dunia. Pasien wafat juga tak bertambah sejak kemarin.
Selain itu, 2.073 orang masih dirawat di Rumah Sakit yang tersebar di Jakarta.
Sisanya, 1.272 orang yang positif menjalani isolasi mandiri di tempatnya masing-masing.
Ada juga 1.647 orang di Jakarta yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tengah menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Baca Juga: Jakarta Diguyur Hujan Deras Sore Hari, 17 RW Tergenang Air
Pada tahapan ini, pasien sudah memiliki gejala Corona dan tengah melalukan isolasi diri.
Dari keseluruhan, 2.976 orang telah diketahui tempat tinggal atau domisili Kelurahan mana.
Lalu 1.162 lainnya masih belum diidentifikasi tempat tinggalnya.
Secara keseluruhan, baik pasien positif, sembuh, wafat, dan menunggu hasil di Jakarta jumlahnya adalah 5.785 kasus.
Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa hari ke depan.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani mengatakan, jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga masih meningkat jumlahnya.
"Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 1.272 orang. ODP berjumlah 8.073 orang, (7.852 sudah selesai dipantau dan 221 masih dipantau) dan PDP sebanyak 5.581 orang (4.601 sudah pulang dari perawatan dan 980 masih dirawat)," kata Fify di Balai Kota, Kamis (30/4/2020).
Berita Terkait
-
Lahir Ditengah Pandemi, Bayi-Bayi Ini Dinamai Corona, Covid hingga Lockdown
-
Peneliti Temukan Kesepian saat di Rumah Aja Tingkatkan Peradangan Tubuh
-
Diduga Bisa Lawan Corona Covid-19, Banyak Orang Timbun Obat Perut Mulas!
-
2 Karyawan Meninggal Akibat Corona, Pabrik HM Sampoerna Tutup
-
Ilmuwan Peringatkan Kerusakan Alam Bisa Munculkan Pandemi Virus Lain
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku
-
Pemerintah Lebih Untung Jika Jalankan Putusan MK Soal MBG di 2027, Pakar UGM Jelaskan Alasannya
-
Lolos Final Piala Presiden 2026, Igor Tolic Justru Ungkap Alarm Bahaya untuk Persib Bandung
-
Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa II Berhasil Dievakuasi, Ini Kata Wamenhub