Suara.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo kembali menyoroti aksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang membagikan sembako kepada warga di Bogor. Diketahui, Jokowi membagikan sembako itu pada Minggu (26/4/2020) malam
Roy Suryo mengapresiasi Jokowi yang juga memberikan Bantuan Langsung Amplop atau disingkatnya "BLA".
Hal ini disampaikan Roy Suryo melalui cuitan di akun Twitter pribadinya, pada Kamis (30/4/2020).
"Mohon maaf sekali pak Jokowi. Rupanya ada yang terlewat tadi belum ditulis. Ternyata selain Tas berlogo Bantuan Presiden, Bapak juga memberi BLA alias Bantuan Langsung Amplop juga ya," tulis Roy Suryo.
"Sungguh sangat mulia, Bapak. Ditunggu merata di 34 Propinsi & Ingat," imbuhnya.
Dalam cuitan itu, Roy Suryo juga memperlihatkan empat foto ketika Jokowi memberikan amplop kepada warga.
Namun Roy Suryo menyayangkan video ketika Jokowi memberikan amplop kepada warga tidak diperlihatkan dalam tayangan televisi. Ia pun mempertanyakan kenapa rekaman itu diedit.
"Ini Video yg disebarkan oleh KSP & yang disiarkan di semua TV, termasuk tvOne ini kenapa di-Edit sehingga Kurang Sesuai Fakta, ya?" tanya Roy dalam unggahan yang lain.
Ia menambahkan, "Pak Jokowi sudah sangat baik & mulia memberi BLA alias Bantuan Langsung Amplop kok dihilangkan? Semoga yang meng-Edit diberi Hidayah."
Baca Juga: Jatuh dari Motor Setelah Ditabrak, 2 Jambret Ini Babak Belur Dihajar Warga
Dalam cuitannya yang lain, Roy juga berterima kasih kepada Jokowi yang telah memberikan bantuan ke warga malam-malam.
"Makin luar biasa, terimakasih Pak Jokowi sudah Quintrick (ke-5x)-nya ini," kata Roy.
"Kalimat saya juga mirip seperti 2 hari lalu. Mantap sekali, langsung blusukan, jalan kaki masuk kampung-kampung membagikan tas Merah Putih berlogo Bantuan Presiden RI. Jangan lupa #HarusPakaiMasker ya. TOP!" imbuhnya.
Untuk diketahui, Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Bey Machmudin membenarkan Jokowi membagi-bagikan sembako dengan mendatangi rumah warga di wilayah Kota Bogor pada Minggu (26/4/2020) malam.
"Minggu malam datang ke rumah-rumah penduduk," kata Bey kepada wartawan, Rabu (29/4/2020).
Bey mengatakan, ada tiga kepala keluarga yang sempat disambangi Jokowi. Pada waktu bersamaan, kata Bey, masyarakat di sekitar lokasi pun turut mendapatkan bantuan serupa oleh Jokowi.
"Yang dituju dan memang membutuhkan ada tiga KK, diserahkan langsung Presiden. Namun, warga sekitar juga diberi paket sembako," kata dia.
Bey menambahkan, Jokowi tetap mengedepankan protokol kesehatan saat memberi paket sembako tersebut. Kepala Negara tetap mengenakan masker dan tetap mengedepankan physical distancing.
"Sudah dicek sebelumnya di daerah itu dan Presiden juga menggunakan masker dan jaga jarak," ujarnya.
Berita Terkait
-
Sembako Telat karena Kemasan, DPR: Tas Bantuan Presiden Bisa Bulan Depan
-
Jokowi: Stimulus ekonomi Akan Diberikan ke Tukang Gorengan dan Tambal Ban
-
10 Ribu Sembako Jokowi Mangkrak di Surabaya, Belum Dikasih ke Orang Miskin
-
Kritisi Kemasan Bertuliskan Bantuan Presiden, DPR: Mungkin Itu Ulah Menteri
-
Cerita Warga Bogor yang Mendapat Bantuan Langsung dari Presiden Jokowi
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Warga Kampung Bayam Geruduk Balai Kota, Tagih Janji Pramono soal Hunian dan Hak Dasar
-
Ribuan Pengungsi di Indonesia Belasan Tahun Tanpa Kejelasan, Ini Penjelasan UNHCR
-
Viral Balap Liar Tutup JLNT Antasari, Ahmad Sahroni: Penjarakan, Biar Kapok!
-
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Kasus Penyekapan Tiga Karyawan Percetakan di Senen
-
Iphone XS Rp 34 Juta Tak Dibayar Pemenang Lelang KPK
-
Pakar UGM Nilai Pelatihan Militer untuk Manajer Koperasi Salah Arah
-
Korban Gempa Venezuela Tembus 1400 Jiwa, Infrastruktur Negara Lumpuh Total
-
KPK Minta RS Polri Segera Tuntaskan Perawatan Gus Yaqut
-
Roy Suryo: Penangkapan Saya Seperti Film G30S/PKI, Polisi Masuk Kamar dan Larang Mandi!
-
Sadis Kasus Mayat Dalam Koper di Thailand, Warga Australia Bunuh Perempuan 17 Tahun