Suara.com - Seorang perempuan bernama Muthia Nabila (23) menjadi korban penjambretan di Jalan Roa Malaka Utara, Tambora, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020) pagi.
Saat kejadian, suasana di lokasi tampak lenggang mengingat Provinsi DKI Jakarta kekinian menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Teuku Arsya mengatakan, korban mengalami kecelakaan seusai dua orang yang membuntuti menjambretnya.
Korban terjatuh seusai sepeda motor yang dikendarai di pepet kedua pelaku.
"Ya benar, kami telah menerima adanya laporan seorang yang meninggal setelah mengalami kecelakaan akibat korban terjatuh setelah mengalami aksi penjambretan" kata Arsya saat dikonfirmasi, Senin (4/5/2020).
Arsya menyebut, kedua pelaku terlebih dahulu mengikuti korban. Setibanya di Jalan Roa Malaka, keduanya memepet sepeda motor korban.
Hilang keseimbangan, korban terjatuh. Nahas, mobil jenis Toyota Avanza yang datang dari arah belakang langsung menabrak korban.
"Akibatnya kendaraan yang dikendarai oleh korban oleng hingga terjatuh dan tertabrak sebuah mobil Avanza," sambungnya.
Sontak, warga yang berada di sekitar lokasi langsung mendekat. Sementara, kedua pelaku langsung melarikan diri.
Baca Juga: Si Leher Beton Mike Tyson Posting Video Latihan, Warganet Tercengang
Meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, nyawa korban tak dapat diselamakan. Korban menderita pendarahan pada bagian kepala akibat benturan aspal.
"Melihat adanya kejadian tersebut warga yang melihatnya langsung melarikan korban ke rumah sakit. Namun, korban tidak dapat tertolong lagi akibat korban mengalami pendarahan di kepala," beber Arsya.
Dari identitas yang ditemukan polisi, korban diketahui merupakan warga Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur.
Kekinian, polisi sudah memeriksa rekaman kamera CCTV yang berada di sekitar lokasi.
Arsya menambahkan, sejumlah saksi telah dimintai keterangan ihwal insiden tersebut.
Selain itu, pihaknya juga tengah melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku jambret.
"Kami tengah mengumpulkan bukti-bukti dan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian tersebut hingga rekaman CCTV, guna mengusut dan melakukan pengejaran terhadap pelaku," tutupnya.
Berita Terkait
-
Kehabisan Uang, Turis Asal Gaza Palestina Jadi Jambret di Bali
-
Best 5 Oto: 26 Tahun Ayrton Senna, Masak Pakai Crankcase
-
Jatuh dari Motor Setelah Ditabrak, 2 Jambret Ini Babak Belur Dihajar Warga
-
Jambret Terpental Ditabrak Mobil Saat Beraksi dan 4 Berita Viral Lainnya
-
Jambret Terpental Disundul Mobil Usai Beraksi, Warganet: Kapokmu Kapan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan