Suara.com - Dua orang pelaku penjambretan di kota Jambi terpental usai ditabrak oleh pengendara mobil yang melihat aksi mereka.
Aksi penjambretan yang terekam CCTV itu viral di media sosial usai diunggah oleh akun @ndorobeii lewat Instagram.
Dalam video rekaman itu, terlihat korban sempat jatuh dari sepeda motor dan terseret hingga beberapa meter usai dipepet oleh pelaku.
"Rekaman CCTV jambret ketangkap di Jambi. Salut sama yang bawa mobil langsung tabrak itu jambret," tulis @ndorobeii.
Korban diketahui bernama Maiti Rahmawati (65 tahun) berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan merupakan warga Kelurahan Paal Lima, Kecamatan Kotabaru, Kabupaten Jambi.
Saat kejadian, ia tengah melintas di sekitar kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi. Naas, tiba-tiba dari arah belakang muncul pelaku yang menghampiri korban dengan cara mendekatkan sepeda motor ke arah korban.
Merasa curiga, korban kemudian berteriak, namun saat itulah pelaku beraksi menjambret tas yang dibawa oleh korban.
Korban sempat terseret beberapa meter namun masih bisa meminta bantuan dengan berteriak, "Copet...copet."
Kebetulan tak jauh dari lokasi kejadian, seorang pengendara mobil yang hendak keluar dari sebuah gedung menabrak sepeda motor pelaku.
Baca Juga: Mulai 3 Mei, Gorontalo Terapkan PSBB, Kegiatan Warga Hanya Sampai Jam 17.00
Pelaku pun terpental dan jatuh tak berdaya. Warga langsung berhamburan menuju ke arah pelaku penjambretan.
Warganet yang menyaksikan aksi penjambretan itu segera menumpahkan rasa kesal mereka di kolom komentar.
"Kapokmu kapan! Jatuh juga disruduk mobil," kata @cimi439.
"Salut sama yang bawa mobilnya," tulis @uushayatunnufus.
"Buat yang nabrak pakai mobil semoga makin banyak rejeki," kata @raayhanjulian.
Berita Terkait
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Ternyata Bukan Kali Pertama WNA Jadi Sasaran Jambret di Bundaran HI
-
Akal-akalan Penyamun di Jakbar: Jambret Nenek hingga Pingsan, Kabur Lalu Balik Lagi Jadi Penolong
-
Berapa Tahun Penjara Kasus Jambret? Hati-hati Bisa Pidana Mati
-
Bagaimana Cara Melawan Jambret?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT