Suara.com - Dalam rangka menegakkan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tim gabungan Gugus Percepatan Pencegahan Covid-19 melakukan razia serentak di Kabupaten Gowa, Sulses pada Senin (4/5/2020) kemarin.
Hasilnya, ratusan warga terjaring razia lantaran dianggap melangaar aturan PSBB. Mereka yang terjaring dalam patroli gabungan Skala Besar langsung digiring ke Polres Kabupaten Gowa. Seluruh pelanggar diberi pembinaan.
Bahkan mereka disuruh jalan jongkok, push up, menyanyi lagu kebangsaan dan hukuman lainnya.
Kapolres Gowa AKBP Boy F.S Samola dalam arahannya mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah ditunjukkan selama ini dalam penanganan Covid -19.
"Malam hari ini kita akan melakukan penertiban kepada masyarakat Kabupaten Gowa yang tidak mematuhi peraturan pemberlakuan PSBB di Kabuoaten Gowa, agar seluruh personil bertindak dengan proporsional dan tetap humanis," kata dia seperti diwartakan Terkini.id.
Diketahui, patroli gabungan tersebut di bawah pimpinan langsung Kapolres Gowa dilengkapi dengan kendaraan 1 unit Barakuda, 1 unit mobil tahanan, 3 unit mobil patroli dan 2 truk dinas serta 20 unit sepeda motor patroli roda dua menyisir.
Personel gabungan menyisir sejumlah titik masing-masing Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Pendidikan, Jalan Masjid Raya, Jalan Basoi Daeng Bunga, Jalan Manggarupi, Jalan Abdul Muthalib Daeng Narang, Jalan Mustafa Daeng Bunga, Jalan Tun Abdul Razak, Jalan Bonto Tangnga, dan Jalan Andi Tonro selanjutnya kembali ke Mako Polres Gowa untuk melaksanakan apel konsolidasi.
Terakhir, Boy mengatakan bahwa di hari pertama PSBB di Gowa terlihat masih ada masyarakat Kabupaten Gowa pada malam hari yang masih berkumpul dan tidak menggunakan masker.
Menurutnya, pelanggar didominasi para pemuda, selanjutnya mereka diarahkan ke mobil tahanan yang telah disiapkan.
Baca Juga: Hanafi Rais Mundur dari PAN, Waketum: Belum Ada Surat ke DPP
“Kegiatan ini berakhir pada pukul 23.55 Wita dan masyarakat yang terjaring akan dilakukan rapid tes dan diproses lebih lanjut,” kata dia.
Berita Terkait
-
209 Masjid di Surabaya Masih Gelar Salat Tarawih Selama PSBB Corona
-
Mahfud Umbar Soal Relaksasi PSBB, PKS: Ucapan Pemerintah Bikin Warga Stres
-
Jangan Buru-Buru Relaksasi PSBB, Pemerintah Harus Dengarkan Kepala Daerah
-
Mahfud MD Sebut Mau Relaksasi PSBB, Ketua Gugus Covid-19: Tanya ke Beliau
-
Kenal Sopir Mobil Ngamuk Langgar PSBB, Bima Arya: Orangnya Santun dan Kalem
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!