Suara.com - Pasien yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2020) mencapai 1.077 orang. 773 di antaranya merupakan pasien yang positif terinfeksi virus corona (Covid-19).
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan, data tersebut dihimpun hingga Selasa pukul 08.00 WIB. Adapun 1.077 pasien itu terdiri dari 707 pria dan 370 wanita.
"Positif Covid 773 orang, PDP 106 orang, ODP 198 orang," kata Yudo kepada wartawan, Selasa.
Yudo menuturkan, ada penambahan 226 pasien baru sehingga jumlah pasien yang dirawat kini mencapai angka 1.000 ketimbang hari sebelumnya. Kemudian pasien yang dinyatakan positif Covid-19 pun bertambah 23 orang, pasien PDP bertambah 64 orang dan pasien ODP bertambah 139 orang.
Sementara itu, terkait data pasien yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Darurat Pulau Galang. Ia menyebut ada 17 orang yang menjalani perawatan di sana dan keseluruhannya merupakan pasien positif Covid-19.
"5 orang pria ABK KM Kelud, 2 orang wanita ASN BKKBN, 6 orang pria WN India Jemaah Tablig, 4 orang pria pengurus Masjid Baiturrahman Sekupang Batam," katanya.
Berita Terkait
-
Tertular Ayah, Ibu dan 2 Balita di tangerang Positif Corona
-
Minggu 3 Mei 2020, Pasien Positif Corona di Wisma Atlet Bertambah 15 Orang
-
Update Pasien RSD Wisma Atlet 1 Mei: 737 Positif, 38 PDP, 64 ODP
-
Kamis Ini, Jumlah Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Capai 840 Orang
-
Update Pasien RSD Wisma Atlet 29 April: 715 Positif Corona, 44 PDP, 56 ODP
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat