Suara.com - Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau mencatat dalam dua hari ini tidak ada pasien positif virus corona berdasarkan hasil tes PCR.
Swab yang dites PCR bersumber dari pasien yang dikarantina dan dirawat maupun orang-orang yang pernah kontak dengan pasien COVID-19.
"Semalam dan siang hari ini tidak ada laporan pasien positif COVID-19. Pasien yang sembuh justru banyak, seperti hari ini ada enam orang di Batam," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kepri, Tjetjep Yudiana, di Tanjungpinang, Kamis (7/5/2020).
"Swab yang lama diselesaikan dahulu. Ini 'kan digilir. Swab yang baru hari ini kemungkinan sudah ada hasilnya," lanjutnya.
Tjetjep mengatakan swab yang baru jumlahnya cukup banyak, seperti yang bersumber dari orang-orang yang pernah kontak dengan pasien COVID-19 di Klaster Bengkong, Klaster Jamaah Tabligh asal India, dan Klaster Kejati Kepri.
"Dari Kantor Kejati Kepri, sebanyak 30 orang yang pernah kontak dengan AL (salah seorang pejabat Kejati Kepri positif COVID-19) diambil swabnya," ucapnya.
Tjetjep menjelaskan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Kepri 392 orang, bertambah 5 orang. PDP yang sudah selesai diawasi sebanyak 310 orang.
Sementara orang tanpa gejala di Kepri mencapai 3.358 orang, meningkat 296 orang.
Orang dalam pemantauan (ODP) di Kepri sebanyak 3558 orang, bertambah 38 orang. ODP di Kepri selesai dipantau mencapai 3306. (Antara)
Baca Juga: Terlalu 'Keras' Menertibkan Warga, Ratusan Polisi India Malah Kena Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Drama London: Paspampres Klarifikasi Soal Halangi Jurnalis Saat Kawal Presiden Prabowo
-
Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Curhat Pimpinan KPK ke DPR: Alat Kurang Canggih Jadi Hambatan Utama OTT
-
Animo Tinggi, PDIP Minta Kemensos 'Gaspol' Bangun Sekolah Rakyat
-
PSI: Polri Harus Tetap di Bawah Presiden, Bukan Jadi Kementerian
-
KND Kawal Hak Atlet Disabilitas, Kontingen Indonesia Raih 135 Emas di ASEAN Para Games 2025
-
Ketua DPRD DKI Kawal Janji Pramono Lepas Saham Perusahaan Bir, Kaji Opsi Tukar Guling
-
Jadi Ipar Presiden RI, Soedradjad Djiwandono Ngaku Kudu Hati-hati Komentari Masalah Dalam Negeri
-
Kali Ciliwung Meluap, 11 RT di Jakarta Terendam Banjir
-
'Awal Tahun yang Sempurna', Daftar 4 Kritik Adian Napitupulu Terhadap Pemerintahan Prabowo