Suara.com - Pemerintah Meksiko menyediakan rumah bagi dokter dan perawat yang menangani pasien COVID-19 selama pandemi. Para tenaga medis mendapatkan fasilitas rumah mewah kompleks mantan presiden "Los Pinos".
Rumah tersebut kabarnya salah satu yang paling mewah dan bergengsi di Meksiko selama beberapa dekade terakhir. Rumah yang luas dan mewah tersebut kini menjadi memiliki banyak kamar dengan tempat tidur sederhana dan sebuah loker.
Dilansir dari Reuters, sekitar 58 dokter dan perawat sudah tinggal di Los Pinos. Para pejabat mengatakan rumah tersebut dapat menampung hingga 100 orang.
Presiden sayap kiri, Andres Manuel Lopez Obrador membuka pintu istana untuk umum dan mengubahnya menjadi pusat budaya setelah berkuasa sejak 2018.
"(Istana) dibangun untuk pegawai negeri, perawat dan dokter yang melayani publik dengan mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyelamatkan nyawa orang lain," kata Direktur Jaminan Sosial Meksiko, Zoe Robledo.
Pemerintah Meksiko mengatakan dokter dan perawat yang menginap di kediaman Los Pinos akan disediakan makanan, layanan laundry, dan cleaning service.
Ada juga layanan antar-jemput bagi para dokter dan perawat dari kediaman mereka ke rumah sakit.
"Risiko penularan sangat tinggi ketika bepergian dari rumah sakit ke rumah kami dengan transportasi umum. Di sini kami diberi layanan bus yang menjemput dari rumah sakit ke kediaman. Ini adalah hal yang baik." kata Daniel Miranda, seorang perawat.
Pejabat Meksiko memperkirakan wabah akan mencapai puncak pada minggu ini. Sejauh ini Meksiko telah mengkonfirmasi kasus positif sebanyak 27.634, untuk kasus kematian mencapai 2.704.
Baca Juga: Perangi Corona, Rumah Mewah Gembong Narkoba Dilego Pemerintah Meksiko
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!