Suara.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta merosot tajam karena adanya pandemi virus corona atau Covid-19. Imbasnya, gaji ke 13 dan 14 untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov DKI akan ditiadakan.
Wakil Ketua DPRD Jakarta mengatakan keputusan diambil usai melakukan rapat prediksi penurunan anggaran APBD DKI tahun 2020.
Dalam rapat itu, diprediksi APBD DKI bakal turun menjadi Rp 47 triliun dari sebelumnya Rp 87,95 triliun.
Terkait hal ini, Suhaimi mengatakan pihaknya telah meniadakan berbagai pos pengeluaran daerah demi penyesuaian. Beberapa di antaranya seperti pengurangan belanja pegawai, belanja subsidi, bepanja hibah, dan belanja bantuan keuangan.
Dalam pengurangan belanja pegawai, tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) dikurangi 50 persen dan tunjangan transport ditiadakan. Kemudiam tunjangan 13 dan 14 dihapuskan.
"TKD sudah dikurangi, dewan sudah enggak ada kunker, enggak ada reses. Terus gaji 13, gaji 14 udah enggak ada juga selama covid ini," ujar Suhaimi saat dikonfirmasi, Kamis (7/5/2020).
Kendati demikian, Suhaimi mengatakan penurunan APBD ini masih bisa saja berubah. Tergantung kondisi ibu kota ketika masa penanganan penularan virus corona.
"Prediksi dari Rp 87,9 triliun yang awal ditetapkan prediksinya sampai Rp 47 triliun. Itu sangat fluktuatif tetrgantung kepada kondisi dari covid ini," pungkasnya.
Baca Juga: Mobil Travel Bawa 7 Pemudik Positif Corona dari Jakarta, Dicegah di Cilacap
Berita Terkait
-
Kisah Asep di Gubuk Reot, Sudah Miskin Makin Melarat karena Corona
-
Bekerja dari Rumah Bisa Jadi Model Baru Media untuk Tekan Pengeluaran
-
Miris! Dampak Pandemi, Asep dan Putranya Hidup dari Belas Kasihan Tetangga
-
Ramalan Tepat The Simpsons: Covid-19 dan Tawon Pembunuh Serang AS Bersamaan
-
Mobil Travel Bawa 7 Pemudik Positif Corona dari Jakarta, Dicegah di Cilacap
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial
-
Nekat Bongkar Trotoar Tanpa Izin, Pengelola Hotel di Pondok Indah Kena Sanksi