Suara.com - Sebuah kapal tongkang yang diduga milik perusahaan pengangkut material batu bara terdampar di bibir pantai Desa Peunaga Pasi, Kecamatan Meureubo, Kabupaten Aceh Barat, pada Jumat (8/5/2020).
"Alhamdulillah, saat kejadian tidak ada nelayan yang beraktivitas," papar Kepala Desa Peunaga Pasi, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat, Anwar Diwa, Jumat malam, sebagaimana dikutip dari kantor berita Antara.
Menurutnya, kapal tongkang tanpa muatan itu terdampar ketika daerah tadi dilanda guyuran hujan lebat, disertai angin kencang yang terjadi pada Jumat siang. Dan hingga malam hari, kapal tongkang masih berada di lokasi bibir pantai.
Anwar Diwa mengatakan bahwa pihaknya juga mengakui kapal itu rencananya akan ditarik lagi ke laut pada Sabtu siang ini (9/5/2020), setelah pemilik kapal mendatangi aparat desa untuk melaporkan kejadian tadi.
"Pemilik kapal sudah bertemu dengan aparat desa, dan berjanji bahwa kapal tongkang yang terdampar segera dievakuasi," tambahnya.
Dan meski kapal tongkang terdampar di bibir pantai desa setempat, Anwar diwa mengakui keberadaan kapal belum mengganggu aktivitas nelayan di daerahnya, Desa Peunaga Pasi, Meureubo, Aceh Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Hanya Kirim PDF Tanpa Balasan, Polres Jakpus Jelaskan Soal Aksi BEM UI Tak Ajukan Izin Resmi
-
3 Fakta Dugaan Korupsi MBG: Kejagung Geledah Enam Lokasi, DPR Minta Program Dihentikan
-
Jangan Adu Rakyat vs Rakyat, TB Hasanuddin Tegaskan Komcad Tak Boleh Hadapi Demo Mahasiswa
-
Nasib 21 Ribu Motor Listrik Era Dadan, Jadi Besi Tua atau Dipaksa Jalan Demi MBG?
-
Divonis 13 Tahun Penjara, Sejumlah Pakar Duga Ada Kejanggalan di Putusan Hukum Arief Pramuhanto
-
Partai Gelora Desak Penghapusan Threshold, Klaim DPR Buka Ruang Diskusi
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang