Suara.com - Sedikitnya 14 pekerja tambang tewas dan dua lainnya terperangkap di bawah tanah saat tambang batu bara di Provinsi Guizhou, China, meledak pada Selasa (17/12/2019) dini hari.
Pemerintah daerah setempat sebagaimana dikutip media resmi China menyebutkan bahwa ledakan di Tambang Batu Bara Guanglong di Kabupaten Anlong, Provinsi Guizhou, terjadi pada pukul 01.30 waktu setempat (00.30 WIB).
Pada saat peristiwa terjadi di pertambangan batu bara wilayah barat daya daratan China itu, sebanyak 23 pekerja tambang sedang melakukan aktivitas rutin di bawah tanah.
Tujuh pekerja berhasil ditarik dari lokasi kejadian dalam keadaan selamat, namun 14 lainnya tewas dan dua orang lagi masih terjebak di dalam tanah.
Petugas kegawatdaruratan sampai saat ini masih berupaya menyelamatkan dua korban yang terjebak itu.
Sementara penyelidikan atas ledakan tersebut terus dilakukan guna mencari faktor penyebabnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Tambang Batu Bara Meledak di China, 15 Orang Tewas
-
Kisah Para Penduduk Centralia, Kota yang 60 Tahun Terbakar Api
-
Dituding Jual Pisgor Cuma Pura-pura, Gibran Bongkar Jejak Digital Hater
-
Potong Video Dokumenter Sexy Killers, JS Prabowo Disentil Yunarto Wijaya
-
Pengusaha Batu Bara Keluhkan Pungutan Pemprov Kalteng
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat