Suara.com - Setelah kembali membuka sekolah dasar pada minggu lalu, Pemerintah Vietnam juga membuka kembali taman kanak-kanak setelah melihat tidak ada perkembangan COVID-19.
Meski demikian, siswa-siswi taman kanak-kanak yang masuk tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat untuk mencegah terjadinya penularan kembali.
Menyadur Channel News Asia (CNA), para petugas taman kanak-kanak dan sekolah dasar di Vietnam mengukur suhu anak-anak di gerbang sekolah ketikadibuka kembali pada Senin (11/05).
"Para guru memberi tahu kami untuk menggunakan pembersih tangan dan tidak saling menyentuh di sekolah," kata seorang siswa kelas lima, Vu Tuan Phong, di sebuah sekolah dasar di Hanoi dikutip dari CNA.
Sekolah-sekolah di Vietnam juga pulang lebih awal di bandingkan sebelum adanya pandemi COVID-19 ini.
"Orang tua, termasuk saya sendiri, percaya bahwa pemerintah serta sekolah akan mengambil langkah-langkah optimal sehingga anak-anak aman di sekolah dan orang tua tenang untuk bekerja," kata Ngoc Anh, seorang ibu salah satu siswa.
Dibukanya kembali sekolah adalah langkah terbaru Vietnam selama pandemi. Namun penerbangan komersial internasional dan bar masih dilarang untuk dibuka.
"Risiko COVID-19 (di Vietnam) sekarang rendah, dan itu hal yang baik. Tapi kita harus tetap waspada." kata Perdana Menteri Nguyen Xuan Phuc minggu lalu.
Vietnam hingga kini hanya 288 kasus dan tidak mencatatkan kasus kematian. Negara yang bertetangga dengan China ini juga tidak mencatatkan adanya infeksi baru selama hampir sebulan.
Baca Juga: Update Corona Global 6 Mei: AS Masih Tertinggi, Anak Vietnam Sekolah Lagi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Balik Kampung Bangun Masjid Rp1 Miliar, Haji Suryo Siapkan 3.000 Loker di Lampung Timur
-
Misteri Asap di Nanggung: Video Evakuasi Viral Disebut Hoaks, Tapi Isu Korban Jiwa Terus Menguat
-
Bukan Sekadar Elektoral, Legislator Gerindra Sebut Era Prabowo Sebagai Fase Koreksi Sejarah
-
JATAM Ungkap 551 Izin Industri Ekstraktif Kepung Sumatra, Masuk Kawasan Rawan Bencana
-
Mobil Listrik Terbakar Hebat di Tol Lingkar Luar, Penyebabnya Diduga Korsleting
-
Mayat Pria Tanpa Identitas dengan Luka Lebam Mengapung di Kali Ciliwung, Korban Pembunuhan?
-
Presiden Prabowo Dukung Penuh Sasakawa Foundation Berantas Kusta di Indonesia
-
MBG Selama Ramadan Dianggap Penting Agar Nutrisi Anak Tetap Terpenuhi
-
Jejak Berdarah Pembunuh Sadis Rumania Berakhir di Bali, Diciduk Tim Gabungan di Kerobokan