Suara.com - Pemerintah Jepang akan mempertimbangkan untuk mengakhiri status darurat nasional di beberapa prefektur. Prefektur yang dimaksud adalah daerah yang tidak terdampak besar oleh wabah virus baru corona sebelum berakhirnya masa darurat nasional pada 31 Mei mendatang.
Rencana itu disampaikan oleh Menteri Ekonomi Jepang Yasutoshi Nishimura pada sesi parlemen, Senin (11/5/2020).
Namun, Tokyo, Osaka, dan 11 prefektur lainnya tidak termasuk di antara daerah yang bisa mengalami pelonggaran lebih awal pembatasan aturan sosial di Jepang.
"Adapun untuk 34 prefektur ... jika kami dapat memastikan jumlah kasus infeksi baru tetap stabil, pelonggaran (keadaan darurat) akan berlaku bagi banyak prefektur," kata Nishimura seperti dikutip Reuters.
Nishimura menambahkan bahwa keadaan darurat dapat diimplementasikan kembali jika ada tanda-tanda lonjakan kasus baru COVID-19 setelah pencabutan status darurat.
Pemerintah Jepang memutuskan untuk memperpanjang status darurat nasional pada pekan lalu. Status darurat yang sedianya berakhir pada 6 Mei, diperpanjang hingga 31 Mei mendatang.
Namun demikian, evaluasi akan dilakukan pemerintah Jepang pada 14 Mei. Evaluasi berdasarkan situasi terkini di lapangan yang memungkinkan pemerintah mengambil langkah pencabutan status darurat lebih awal di beberapa prefektur.
Berita Terkait
-
Kenapa Jepang Sering Diguncang Gempa Bumi Besar?
-
Usung Genre Romcom, Drama Korea-Jepang 'Merry Berry Love' Tayang Oktober
-
Korban Tewas Gempa Jepang Tembus 34 Orang, Masih Banyak Terjebak di Bangunan Runtuh
-
Gempa Jepang Lumpuhkan Pabrik Otomotif Hingga Kelangkaan Suku Cadang, Toyota Stop Produksi Sementara
-
Korban Jiwa Gempa Bumi Jepang Tembus 30 Orang Tewas, Ribuan Warga Mengungsi
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur