Suara.com - Kebakaran terjadi di sebuah rumah sakit di Rusia, Selasa (12/5/2020) waktu setempat diduga karena ventilator kelebihan beban. Lima pasien terinfeksi corona alias COVID-19 meninggal.
Menyadur dari The Strait Times, kementerian darurat Rusia mengonfirmasi kematian pasien perawatan intensif di rumah sakit kota St Petersburg, tapi tidak mengatakan jumlah yang terbunuh.
"Ventilator berada pada batasnya. Menurut data awal, ada kelebihan muatan dan mesin dinyalakan, yang menyebabkan kebakaran," kata satu sumber kepada kantor berita Interfax.
Kementerian darurat mengatakan 150 orang telah dievakuasi dari rumah sakit.
Jumlah kasus baru COVID-19 di Rusia naik 11.656, pada Senin, rekor harian meningkat, sehingga total resmi menjadi 221.344.
Hanya Inggris, Spanyol, dan Amerika Serikat yang mencatat lebih banyak kasus.
Pada Sabtu 9 Mei kemarin, satu orang tewas setelah kebakaran terjadi di rumah sakit Moskow yang merawat pasien yang terinfeksi virus corona.
Berita Terkait
-
Penjelasan BNPB soal Warga Usia 45 Tahun ke Bawah Diminta Kerja saat PSBB
-
Kiat Komunal Kampung Akuarium Tangkal Pandemi Corona
-
Panas! Jerinx Sebar Chat WA Ahmad Dhani Tak Mau Debat karena Tak Dibayar
-
Geger Kabar Pasien Positif Corona Berkeliaran di Kota Cilegon Banten
-
Kasus Virus Corona di India Naik, Total 67 Ribu Positif Terinfeksi
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia