Suara.com - Kasus Virus Corona di India Naik, Total 67 Ribu Positif Terinfeksi
Kasus peningkatan virus Corona terjadi di juga di India. India pada Senin melaporkan peningkatan kasus Covid-19 harian tertinggi dalam 24 jam terakhir.
Dilansir Anadolu Agency, kanal televisi NDTV melaporkan pernyataan dari Departemen Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India bahwa terdapat 4.213 kasus baru dalam 24 jam terakhir di negara ini sehingga total kasus meningkat menjadi 67.152.
Angka ini adalah peningkatan kasus harian ini tertinggi sejak 30 Januari lalu, ketika virus pertama kali terdeteksi di negara itu. Dalam pernyataan tersebut, tercatat 97 kematian baru selama sehari terakhir sehingga jumlah korban jiwa naik menjadi 2.206 orang.
Negara bagian Maharashtra paling terdampak wabah tersebut, jumlah kasus meningkat menjadi 22.171 dan sebanyak 832 orang meninggal dunia.
Kemudian diikuti oleh Gujarat dengan 8.194 kasus dan Tamil Nadu dengan 7.204 kasus. Jumlah pasien yang dirawat di seluruh negeri telah mencapai 20.969 orang.
Sebelumnya diberitakan, Lebih dari 450 polisi India dinyatakan positif virus corona covid-19. Bahkan empat orang di antaranya meninggal.
Lembaga kepolisian India semakin was-was dengan temuan tersebut, mengingat mereka sering menggunakan terlalu keras menertibkan warga yang bandel untuk tetap di rumah dan karantina mandiri.
Seorang perwira senior di negara bagian Maharashtra mengatakan angka kasus positif corona pada petugas kepolisian meningkat hampir dua kali lipat pekan lalu.
Baca Juga: Baku Hantam Tentara di Perbatasan: India Konfirmasi, China Bantah
"Lebih dari 450 orang dari kepolisian negara dinyatakan positif dan empat meninggal karena corona," kata petugas seperti dikutip dari Antara, Kamis (7/5/2020).
Menteri Dalam Negeri negara bagian Maharashtra, Anil Deshmukh mengatakan pihaknya sedang meniapkan ruang kontrol khusus untuk menangani masalah kesehatan yang dihadapi oleh polisi.
Sementara itu di negara bagian Gujarat setidaknya ada 155 petugas kepolisian dan beberapa personel militer terinfeksi virus corona, menurut seorang pejabat senior.
Komisaris polisi kota utama di negara bagian itu, Ahmedabad mengatakan kepada Reuters sebanyak 95 anggota polisi dan militer telah dirawat di RS khusus Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal