Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan membayar zakat adalah kewajiban bagi setiap umat muslim. Pernyataan itu disampaikan Jokowi setelah menyalurkan dana zakat secara virtual kepada Ketua Baznas Bambang Sudibyo
"Berzakat merupakan kewajiban bagi setiap umat muslim untuk berbagi rezeki, berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita, utamanya para mustahik," ujar Jokowi melaui video conference di Istana Merdeka, Selasa (12/5/2020).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berharap dana zakat yang dihimpun Baznas bisa membantu sesama, khususnya yang kesulitan karena dampak pandemi Covid-19.
"Saya berharap dana zakat yang dihimpun oleh Baznas dapat digunakan untuk membantu saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan dampak dari pandemi Covid-19," ucap dia.
Kepala Negara itu pun mengajak umat muslim di Indonesia untuk membayar zakat melalui Baznas agar lebih aman dan cepat penyalurannya.
"Saya mengajak para Muzakki, para pemberi zakat untuk memberikan zakat melalui Baznas supaya lebih aman supaya lebih teratur supaya lebih cepat penyalurannya," ucap dia.
Jokowi mendoakan agar zakat yang dikeluarkan umat muslim di Bulan Suci Ramadan bisa menyempurnakan ibadah puasa dan ketaatan kepada Allah SWT.
"Semoga zakat yang kita keluarkan menyempurnakan ibadah puasa kita dan menyempurnakan taat ketaatan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala," tutur Jokowi.
Sementara itu, Ketua Baznas Bambang Sudibyo menyampaikan apresiasi setinggi tingginya kepada kepala negara beserta jajarannya yang memberikan teladan kepada rakyat Indonesia khususnya kaum muslim, untuk membayarkan zakat lebih awal, mengingat di tengah masa pandemi global Covid-19 ini, banyak saudara sesama yang membutuhkan.
Baca Juga: Jokowi: 82 Persen Angka Kematian Covid-19 Ada di Pulau Jawa
"Semoga langkah ini segera diikuti oleh seluruh masyarakat Indonesia khususnya yang beragama muslim untuk segera memenuhi kewajiban zakatnya," ucap Bambang.
BAZNAS kemudian mengajak kepada seluruh peserta untuk dapat berzakat seperti Presiden dan Wakil Presiden melalui rekening yang sudah disediakan oleh panitia yakni BRI Syariah 1000783214 a.n Badan Amil Zakat Nasional, atau website BAZNAS: baznas.go.id/bayarzakat.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyerahkan dana zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/5/2020).
Kali ini penyerahan zakat dilakukan secara online yang dihadiri Ketua Baznas Bambang Sudibyo.
Tak hanya Jokowi dan Ma'ruf, sejumlah Menteri Kabinet Indonesia, Kepala Lembaga, hingga direksi BUMN juga menyerahkan zakat secara online.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
Hujan Lebat Disertai Angin di DIY: 4 Orang Terluka Akibat Atap Ambrol dan Belasan Pohon Tumbang
-
Sentil Banyak Lulusan S3 Jadi Driver Ojol, Rocky Gerung: Negara Dikuasai 'Dealer' Bukan 'Leader'!
-
Kapolri Tegaskan Dukung Penuh Kesejahteraan Buruh: Ini Janji Listyo Sigit untuk Kaum Pekerja!
-
Geger! Trump Disebut Siap Dukung Serangan Militer Israel ke Iran Jika Negosiasi Gagal
-
Pakai NIK, Cara Mudah Cek Bansos dan Desil DTSEN
-
IHR: Ndarboy Terkejut! IHR Jateng Derby 2026 Diserbu 37.000 Penonton
-
Buron Internasional! Dua Mantan Petinggi PT Pelita Cengkareng Paper Masuk Red Notice Interpol
-
Anggota DPR Dorong 630 Ribu Guru Madrasah Diangkat PPPK Demi Keadilan Pendidikan
-
Geger Data Militer Israel, 1 Tentara IDF Disebut Berstatus WNI di Tengah 50 Ribu Personel Asing
-
Pandu Negeri Soroti Kesejahteraan Guru dari Rumah Masa Kecil Ki Hadjar Dewantara