Suara.com - Sepasang suami istri cekcok dengan petugas polisi lalu lintas lantaran tak memperhatikan keselamatan saat berkendara.
Video perdebatan mereka pun viral di sosial media. Salah satunya adalah akun Instagram ndorobeii yang membagikan momen tersebut.
Dari rekaman video, masing-masing pihak polisi dan pengendara motor sama-sama menyodorkan ponselnya untuk merekam kejadian.
Sementara itu, dari rekaman yang diunggah ndorobeii memperlihatkan sebuah keluarga terdiri atas suami, istri, dan dua anak balita berboncengan dalam satu sepeda motor matic putih.
Dari keterangan yang disebutkan, mulanya polisi memberhentikan laju kendaraan mereka karena terbukti tak mengenakan helm.
"Mas ini kesalahannya enggak pakai helm, dua-duanya tidak pakai helm. Mereka mau bayar denda maksimal. Setelah saya cek, saya minta nomor hapenya, Mas ini malah marah-marah, bentak-bentak saya," kata petugas dalam video tersebut.
"Loh! Sampean yang marah loh Pak! Sing genah Pak, sampean jangan molah-maleh omongan -- Loh! Kamu yang marah loh Pak! Yang benar saja, anda jangan membolak-balik omongan," kata lelaki pengendara motor. Sementara itu istrinya turut membela sang suami.
"Biasa aja.." kata petugas tersebut mendengar respons si pengendara motor.
"Loh saya biasa, kok, Bapak duluan yang tadi meninggi," kata pengendara motor.
Baca Juga: Tradisi Jamasan Cirebon, Gerbong Maleman Dibawa ke Makam Sunan Gunung Jati
"Ya barusan itu, nadanya biasa saja," jawab Polisi tersebut.
Seorang petugas lainnya kemudian turut bergabung dalam pembicaraan itu dengan menunjuk plat nomor motor berwarna putih itu.
"Marah-marah, enggak pakai helm, plat kendaraannya mati, enggak mau ditilang" kata petugas menghampiri mereka.
Terlihat di tayangan video tersebut, batas aktif plat nomor kendaran yang keluarga itu tunggangi tersebut tertulis bulan Oktober tahun 2015.
"Loh ini bukannya mati. Ini dari plat nomot Dishub-nya enggak kuat," bantah pengendara itu.
Para petugas pun hening mendengar penjelasan pemotor tersebut.
Berita Terkait
-
Viral Video Kemarahan Anggota DPRD Banting Meja Saat Rapat
-
Dian Sastro Ditilang Polisi karena Heboh Bunyikan Klakson
-
Ditilang saat Mabuk! Anggota DPRD Ugal-ugalan hingga Nyaris Tabrak Tentara
-
Hentikan Dokter yang Ngebut, Polisi Ganti Surat Tilang dengan Masker
-
Best 5 Otomotif Pagi: Alasan COVID-19 saat Ditilang, MG ZS Meluncur
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
Terkini
-
Menkes Minta Percepatan Perbaikan Rumah Nakes Terdampak Bencana di Sumatra: Biar Bisa Kerja Normal
-
Tak Hanya PDIP, Komisi II DPR Klaim Bakal Tampung Usulan Golkar hingga Gerindra Soal Model Pilkada
-
Ketua Komisi II DPR: Kunjungan Presiden Prabowo ke IKN adalah Pesan 'No Point to Return'
-
Tangerang 'Lumpuh' Diterjang Banjir: 50 Ribu Jiwa Terdampak, Kosambi Paling Parah
-
Kasus Dugaan Penipuan Akademi Crypto Masuk Tahap Pemeriksaan, Korban Klaim Rugi Rp3 Miliar
-
PDIP Pilih Jadi 'Penyeimbang': Strategi Cerdas atau Sekadar Oposisi Abu-Abu?
-
Viral Video Tawuran di Rel Kereta Pekojan Disebut Pakai Senpi, Polisi: Video Lama!
-
Gaya Gibran Curi Perhatian, Makna Tas Noken yang Melingkar di Lehernya Saat Tiba di Papua
-
BPBD DKI Gelontorkan Bantuan Logistik Rp575 Juta bagi Ribuan Pengungsi Banjir di Jakarta Utara
-
Adu Jotos Pedagang Cilok di Kembangan, Korban Alami Luka Parah dan Dilarikan ke RSUD Cengkareng