Suara.com - Polda Jambi telah memeriksa 28 orang saksi dalam kasus penyanderaan dan penganiayaan terhadap Kapolsek Pelepat yang terjadi pada Minggu (10/5) saat penindakan terhadap penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Bungo.
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, mengatakan, selain sudah memeriksa sebanyak 28 orang saksi, Tim Penyidik Polres Bungo dibantu anggota Krimsus Polda Jambi juga telah mengantongi foto terduga pelaku penusukan terhadap Kapolsek hasil pemeriksaan para saksi.
Polres Bungo akan kembali memeriksa saksi lainnya untuk pengembangan dan penyidikan kasus tersebut guna melengkapi bukti-bukti agar sebelum penetapan tersangka.
"Kalau untuk saat ini belum ada tersangka dalam insiden tertusuknya Kapolsek Pelepat karena masih dalam tahap penyelidikan oleh tim," kata Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi sebagaimana dilansir Antara, Kamis.
Dia juga memastikan kasus tersebut akan diusut tuntas dan menyanyangkan kejadian tersebut.
Sementar itu, untuk menjaga situasi di daerah PETI Kabupaten Bungo, Polda Jambi menurunkan anggota brimob untuk berjaga-jaga.
Berita Terkait
-
Bokong Ditusuk, Kondisi Kapolsek Pelepat Membaik, Pelaku Masih Berkeliaran
-
Duel Perampok Vs Pak Kades di Jambi, Pelaku Kabur Penuh Luka
-
Tim Gabungan Berhasil Bebaskan 7 Polisi yang Disandera Kelompok PETI
-
Banjir Rendam 5 Kabupaten/Kota di Jambi
-
Anak Buah Dianiaya dan Disandera Pelaku Peti, Ini Janji Kapolda Jambi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif