Suara.com - Waktu berbuka puasa warga Desa Parit Bilal, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Jambi mendadak gempar. Warga kaget usai mendengar ada aksi perampokan di rumah sang kepala desa pada Selasa (12/5/2020) sekitar pukul 18.48 WIB.
Berdasarkan informasi yang diperoleh Metrojambi.com (jaringan Suara.com), Kepala Desa atau Kades Parit Bilal, Solikin terlibat duel dengan dua orang tak dikenal yang hendak merampok di rumahnya, tepat setelah waktu berbuka puasa.
Namun aksi dua perampok itu digagalkan sang empunya rumah, Kades Solikin melawan. Duel sengit tak terelakan, di mana sang kades sempat dibantu oleh istri dan anaknya.
Akibat pertarungan itu, satu perampok dikabarkan sampai mengalami luka-luka hingga darahnya tercecer di rumah pak kades. Kedua pelaku kabur usai kalah duel melawan pak kades bersama istri dan anaknya.
Dari informasi, upaya perampokan itu berawal saat sang kades mendengar ketukan pintu rumahnya, di mana dirinya juga memiliki toko. Awalnya Solikin menduga yang mengetuk pintu itu warganya sendiri yang hendak berbelanja di toko miliknya.
Namun ternyata, setelah dibukakan pintu, bukanya pembeli. Namun dua orang tak dikenal tiba-tiba hendak merampok tokonya.
Tak barang miliknya dirampok, Kades Solikin melawan. Anak istrinya yang mengetahui kejadian itu langsung datang membantu. Hingga akhirnya dua perampok gagal memilih kabur, dan satu orang mengalami luka.
Insiden itu dibenarkan Kapolsek Pengabuan, AKP Burmawi. Menurutnya, pihaknya saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap dua pelaku yang mendatangi rumah korban.
"Benar, kami lagi melakukan pencarian dan penyisiran," katanya.
Baca Juga: Polisi Sebut Kawanan Rampok Pecah Kaca Mobil di Depok Berjumlah 4 Orang
Berita Terkait
-
Tim Gabungan Berhasil Bebaskan 7 Polisi yang Disandera Kelompok PETI
-
Anak Buah Dianiaya dan Disandera Pelaku Peti, Ini Janji Kapolda Jambi
-
Detik-detik Warga Aniaya Kapolsek dan Sandera 7 Polisi di Jambi
-
Geger! Kapolsek Ditusuk dan 7 Polisi di Jambi Disandera Warga
-
Lihat Harimau Mondar Mandir di Kebun Sawit, Warga Jambi Geger
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Cak Imin Desak Pekerja Migran Harus Punya Ijazah Minimal SMA, Ternyata Ini Alasannya?
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Ramadan! DPRD Desak Pemprov DKI Tambah Kuota dan Atasi Sengkarut Distribusi Pangan Subsidi
-
Feri Amsari: Penunjukan Adies Kadir Cacat Prosedur, Berpotensi Ganggu Independensi MK
-
Peter Gontha: Reputasi Polri Buah Simalakama Persepsi Publik
-
TB Hasanuddin Ingatkan Pemerintah Patuhi UU PDP dalam Kesepakatan Dagang RI-AS
-
Rekam Jejak Adies Kadir Disorot Usai Jadi Hakim MK, Diduga Sarat Misi Politik DPR dan Golkar?
-
Warga Pulomas Menang Lawan Pemilik Lapangan Padel di PTUN, Mengapa Masih Beroperasi?