Suara.com - Kepala kepolisian daerah (Kapolda) Jambi Irjen Pol Firman Shatyabudi berjanji akan menindak tegas seluruh pelaku Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Batu Kerbau, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi yang berujung kasus penusukan terhadap kapolsek dan penyanderaan terhadap sejumlah personil saat menggelar razia di lokasi penambangan emas ilegal tersebut.
"Untuk kasus PETI yang terjadi di Bungo saya tegaskan masih di proses, tidak ada kompromi kasus itu namun kepolisian tetap mencarikan solusi paling pas dan proses penegakan hukum tetap berjalan," kata Firman Shantyabudi, Selasa (12/5/2020).
Ia berharap, peristiwa yang terjadi di Kabupaten Bungo tersebut tidak terjadi lagi.
Hingga saat ini, Polda Jambi belum menetapkan tersangka dalam kasus PETI di Bungo, dikarenakan peristiwa ini terjadi pada Minggu (10/5) dan masih dalam proses penyidikan. Di mana saat dilakukan penertiban, para pelaku sudah meninggalkan lokasi dan hanya ada alat berat saja yang berujung aksi penolakan oleh warga.
"Saat ini pelaku PETI di Bungo belum ditetapkan siapa tersangka, masih dalam proses penyidikan," kata Irjen Pol Firman Shantyabudi.
Sebelumnya Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Kuswahyudi Tresnadi, mengatakan, pihaknya akan tindak tegas seluruh pelaku PETI yang ada di sana dan kasusnya tengah diselidiki. Situasi saat ini sudah mulai kondusif kembali.
Sebelumnya pihaknya mendapatkan informasi adanya aksi penyanderaan personil gabungan Polres Bungo dan Polsek Pelepat oleh masyarakat Desa Batu Kerbau, pada Minggu (10/5) pada pukul 23.15 WIB.
Kemudian, Kapolres Bungo, AKBP Tri Saksono Puspo Aji, langsung turun memimpin evakuasi terhadap personil tersebut dan pada Senin dini hari (11/5) sekitar 02.30 WIB berhasil membebaskan para sandera dan tidak ada korban dalam pembebasan tersebut.
Sumber: Antara
Baca Juga: Detik-detik Warga Aniaya Kapolsek dan Sandera 7 Polisi di Jambi
Berita Terkait
-
Detik-detik Warga Aniaya Kapolsek dan Sandera 7 Polisi di Jambi
-
Geger! Kapolsek Ditusuk dan 7 Polisi di Jambi Disandera Warga
-
Lihat Harimau Mondar Mandir di Kebun Sawit, Warga Jambi Geger
-
Unik! Warga Manfaatkan Banjir untuk Belajar Berenang
-
Motif Pemuda 21 Tahun Bunuh Gadis SMP di Jambi Lalu Buang Mayatnya ke Parit
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026