Suara.com - Angka kasus Covid-19 di Indonesia terus meroket. Dari data per Kamis (4/5/220), ada penambahan sebanya 568 kasus sehingga total pasien positif kini tembus 16.006 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menuturkan sudah ada 173.690 spesimen yang diperiksa dengan menggunakan metode real time PCR maupun tes cepat molekuler PCM. Hasilnya ada ratusan orang yang dinyatakan positif Covid-19.
"Hasil yang kita dapatkan pada hari ini maka yang positif konfirmasi Covid-19 baik yang kita periksa menggunakan real time PCR maupun tes cepat molekuler, kita dapatkan 568 orang sehingga totalnya 16.006 orang," kata Yuri saat konferensi pers yang disiarkan langsung melalui akun YouTube BNPB, Kamis.
Kemudian untuk pasien yang sembuh juga dinyatakan bertambah 231 orang. Dengan begitu jumlah pasien yang sudah dinyatakan sembuh hingga saat ini ialah sebnyak 3.518 orang.
Namun sayangnya, ada pasien yang meninggal dunia sebanyak 15 orang. Sehingga sampai pada hari ini total pasien yang meninggal dunia di Indonesia berjumlah 1.043 orang.
Yuri juga menuturkan ada 258.639 masuk ke dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) menurut data akumulasi. Sebagian besar orang tersebut sudah selesai dipantau. Lalu, 672 orang masuk ke dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Hingga saat ini sudah ada 382 kabupaten/kota yang terdampak Covid-19 yang tersebar di 34 provinsi.
Berita Terkait
-
Tembus 16 Ribu Kasus, Hari Ini 568 Orang Indonesia Terinfeksi Virus Corona
-
Warga Jembatan Besi Tambora: Gak Ada Imam Salat Tarawih di Sini Kena Corona
-
Di Tengah Pandemi, Amerika Serikat dan Prancis Berebut Vaksin Covid-19
-
Update Corona RI 14 Mei, Pasien Positif COVID-19 Tembus 16 Ribu Orang
-
Begini Cerita Sebenarnya Kakek Positif Corona di Tambora Ikut Salat Tarawih
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!