Suara.com - Seluruh masjid di Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau dibuka kembali setelah diketahui tidak ada pasien positif virus corona di sana. Orang-orang boleh sholat berjamaah di masjid.
Bupati Bintan Apri Sujadi mengatakan pasien positif COVID-19 di daerah tersebut berjumlah dua orang. Satu di antaranya sudah sembuh, dan satu lagi meninggal dunia.
Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) telah selesai dipantau, termasuk orang dalam pengawasan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG).
Ia menambahkan Umat Islam di kabupaten tertua di Kepri tersebut dapat menunaikan shalat lima waktu, Salat Tarawih dan Salat Id di masjid.
"Bintan zona hijau. Saya sudah teken surat edaran untuk umat Islam agar dapat mengaktifkan kembali masjid," katanya di Bintan, Jumat sore.
Namun Apri, minta kepada masyarakat untuk tetap waspada. Masjid hanya digunakan oleh warga kampung sekitar masjid.
Warga harus menjaga kampung atau perumahannya masing-masing untuk mencegah penularan COVID-19.
"Setiap warga diimbau untuk shalat di masjid kampungnya masing-masing, dan hindari shalat pada masjid di tempat lain," katanya.
Apri mengemukakan pengelola masjid dapat memfasilitasi dan menjalankan protokol kesehatan, seperti menyiapkan sabun dan cuci tangan selama dalam kondisi darurat berlangsung.
Baca Juga: 793 Kasus Baru Virus Corona, Singapura Peringkat Pertama di Asia Tenggara
Jamaah masjid pun diwajibkan menjaga jarak, menggunakan masker dan membawa sajadah sendiri dari rumah masing-masing.
"Mari bersemangat dan terus berdoa agar kita semua lepas dalam menghadapi wabah ini dalam keadaan sabar," tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah