Suara.com - Video seorang perempuan ditemukan tergeletak di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang beredar di media sosial pada Kamis (14/5/2020) malam, dipastikan bukan akibat terinfeksi virus corona covid-19.
Kapolsek Pasar Minggu Kompol Effy Zulkifli membenarkan peristiwa itu, namun wanita bernama Marlina (35) itu tergeletak bukan karena terinfeksi virus corona.
"Menurut keterangannya bahwa benar yang bersangkutan adalah orang yang mabuk dalam video tersebut dengan menggunakan rok abu-abu dan atasan tanktop warna putih," kata Kompol Effy saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2020).
Kompol Effy menerangkan berdasarkan pemeriksaan, wanita tersebut mabuk berat sampai lupa kejadian semalam.
"Dia tidak banyak mengingat kejadian semalam karena pusing dan mabuk berat dan tidak tau apa yang terjadi pada dirinya," ucapnya.
Saat ini, kata Effy kondisi Marlina yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian hanya lecet di beberapa bagian tubuh akibat jatuh di jalanan dan sudah membaik, beraktivitas seperti semula.
Sebelumnya, dalam video yang diunggah akun Instagram @maklambeturah pada Jumat (15/5/2020) itu terlihat seorang perempuan berambut pirang dan mengenakan tank top putih tergeletak di jalanan.
Beberapa pengendara sepeda motor juga tampak memperlambat lajunya namun sekadar melihat kondisi perempuan itu, tidak berani menolongnya.
Berdasarkan keterangan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (14/5/2020) sekitar pukul 21.00 WIB di depan gedung bekas Kampus LP3I Pasar Minggu mengarah ke Pancoran atau sebelum lampu merah Robinson.
Baca Juga: Wanita Misterius Tergeletak Tak Sadarkan Diri di Jalan Pasar Minggu
Perempuan itu terlihat setengah sadar, sampai seorang pria memberanikan diri untuk menyeret perempuan itu ke pinggir jalan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar