Suara.com - Dua gadis asal Pakistan tewas setelah ditembak mati oleh anggota keluarganya sendiri karena muncul dalam sebuah video rekaman adegan ciuman.
Menyadur AFP, insiden pembunuhan dua perempuan berusia 20-an ini terjadi di sebuah distrik bagian barat laut yang dekat dengan perbatasan Afghanistan pada Kamis (14/5) lalu.
Berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku penembakan merupakah ayah dan saudara laki-laki kedua korban.
Mulanya, kedua perempuan malang ini muncul di sebuah video yang memperlihatkan mereka tengah dicium oleh seorang pria. Video pendek ini tersebar secara online.
Pejabat kepolisian Mohammad Nawaz mengatakan dua perempuan ini kemudian sengaja ditembak mati di desa Garyum, desa terpencil di Waziristan utara yang masih memberlakukan peraturan adat yang ketat untuk perempuan. Aturan ini seringkali membatasi gerakan perempuan di luar rumah
Nawaz juga menyebut ayah dan saudara pria korban telah mengaku sebagai eksekutor penembakan dan kini telah ditahan oleh pihak kepolisian setempat.
"Kedua pelaku itu mengaku telah membunuh para korban," ujat Nawaz, Minggu (17/5).
Polisi juga menambahkan pihaknya masih mencari dua tersangka lain yang diduga ikut terlibat dalam pembunuhan yang dipicu peraturan adat ini.
Baca Juga: Khamenei: Warga AS Akan Diusir dari Irak dan Suriah
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
-
Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok