Suara.com - Hampir 1.000 orang terinfeksi virus corona di Indonesia dalam sehari pada 21 Mei 2020. Kini ada 20.162 orang positif virus corona di Indonesia.
Jumlahnya bertambah 973 orang dalam sehari. Penambahan jumlah kasus positif pada Kamis merupakan yang tertinggi.
Selain itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto mengatakan jumlah pasien sembuh dari COVID-19 bertambah 263 orang menjadi 4.838 orang.
"Sedangkan pasien meninggal bertambah 36 orang menjadi 1.278 orang," kata Yurianto dalam jumpa pers di Graha BNPB yang dipantau melalui akun Youtube BNPB Indonesia di Jakarta, Kamis.
Yurianto mengatakan jumlah pasien dalam pengawasan yang masih diawasi 11.066 orang dan orang dalam pemantauan yang masih dipantau 50.187 orang.
Seluruh provinsi di Indonesia telah terpapar COVID-19, sedangkan kabupaten/kota yang terdampak sebanyak 392 kabupaten/kota.
Pemerintah telah melakukan pemeriksaan tes PCR dan tes cepat molekuler terhadap 219.975 spesimen dari 160.374 orang dengan konfirmasi positif 20.162 kasus dan negatif 140.212 kasus.
Yurianto mengingatkan masyarakat untuk membiasakan diri dengan norma normal yang baru, yaitu perilaku hidup bersih dan sehat yang selama ini sudah dilakukan.
"Biasakan untuk disiplin mencuci tangan dengan sabun, disiplin menggunakan masker, disiplin menjaga jarak, disiplin tetap di rumah, disiplin tidak melakukan perjalanan dan tidak mudik," katanya. (Antara)
Baca Juga: Update 21 Mei, 6.220 Orang di Jakarta Positif Corona, 1.536 Orang Sembuh
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Donald Trump: Ayolah Iran, Kibarkan Bendera Putih
-
Ade Armando Resmi Keluar dari PSI, Pengamat Sebut Demi Selamatkan Citra Partai
-
Mensos Gus Ipul Sambangi KPK Besok, Minta Nasihat Terkait Pengadaan Sekolah Rakyat yang Disorot
-
Gelandang Botafogo Danilo Incar Satu Slot Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Top
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Intelijen Itu Alat Negara, Bukan Alat Emosi
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan
-
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT Ke-48 ASEAN, Menteri Bahlil dan Seskab Teddy Ikut
-
Soal Masa Depan Wisata RI, Triawan Munaf: Tak Ada Lagi Sistem Pemesanan yang Terfragmentasi