Suara.com - KRL Jabodetabek stop beroperasi 2 hari saat Idul Fitri. KRL Jabodetabek berhenti beroperasi pada siang hari.
Perjalanan kereta rel listrik (KRL) pada waktu tersebut berlaku dengan jam operasional pukul 05.00-08.00 WIB pada pagi hari. Kemudian dilanjutkan pukul 16.00-18.00 WIB pada sore hari di seluruh lintas perjalanan.
Pada waktu-waktu di luar jam operasional tersebut, stasiun akan ditutup.
"Namun akan tetap melayani masyarakat yang berkegiatan di sektor pengecualian pembatasan sosial berskala besar (PSBB)," kata Vice President Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, di Jakarta, Kamis malam.
Selama memberi pelayanan di Hari Lebaran, Anne mengatakan pihaknya tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti memakai masker saat berada di stasiun maupun di dalam KRL, pemeriksaan suhu tubuh, penerapan jaga jarak fisik, serta membatasi hingga 60 orang per kereta.
"Kemudian pada 26 Mei 2020, KRL Commuter Line akan kembali beroperasi sesuai jadwal selama masa PSBB dengan waktu operasional pukul 05.00-18.00 WIB," ujar Anne.
PT KCI mengajak seluruh masyarakat khususnya pengguna KRL Commuter Line untuk mendukung program pemerintah dengan tidak mudik, tidak piknik dan melakukan silaturahim secara daring demi kesehatan bersama.
Upaya bersama tersebut merupakan bentuk melindungi keluarga, serta mencegah penularan COVID-19 dengan tetap di rumah saja, kata Anne.
Informasi lengkap seputar jadwal perjalanan KRL saat Hari Raya Idul Fitri 24 dan 25 Mei 2020 selanjutnya akan disampaikan secara lengkap melalui akun-akun media sosial resmi PT KCI di @commuterline. (Antara)
Baca Juga: Pemeriksaan Surat Tugas Penumpang KRL di Stasiun Depok
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026
-
Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!
-
Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD
-
Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..
-
Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya
-
Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat
-
Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
-
Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!
-
Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia