Suara.com - Polisi menangkap seorang pria di Kabupaten Simalungun Provinsi Sumatera Utara (Sumut) karena dugaan melakukan penistaan agama.
Berdasar informasi yang dihimpun, pria berinisial GLN (31) melakukan penghinaan dengan mengunggahnya di akun Facebook-nya beberapa waktu lalu.
GLN yang diketahui sebagai pendamping desa di Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, diduga menuliskan kata yang tak pantas dalam kolom komentar. Dia menyebutkan Nabi Muhammad tukang s****i’, apalah yang kalian banggakan dari Muhammad si *** ** itu. Ia juga menuliskan Habib Bahar itu adalah ustaz sampah tikus.
“Yang bersangkutan ditangkap petugas Polres Simalungun pada Kamis (21/5/2020),” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atamaja seperti dilansir Kabarmedan.com-jaringan Suara.com pada Jumat (22/5/2020).
Meski begitu, GLN sempat dibawa ke Kantor Camat Perdagangan untuk dimintai klarifikasi dan dimediasi. Namun, dalam mediasi tersebut, diambil kesimpulan jika permasalahan penistaan agama yang dilakukan GLN akan tetap berlanjut di jalur hukum.
“Kasus ini telah ditangani oleh Polres Simalungun,” ujarnya.
Lebih jauh, Tatan berharap masyarakat lebih pintar lagi dalam menggunakan media sosial.
“Jangan jadikan media sosial sebagai boomerang bagi diri kita yg dapat merugikan kita dan merusak situasi kamtibmas menjelang Fitri 1441 H,” katanya.
Baca Juga: Hina Nabi Muhammad di Medsos, Pemuda di Gresik Ditangkap Polisi
Tag
Berita Terkait
-
3 Fakta Julie Chaniago yang Diduga Hina Islam, Pernah Bangun Mushola
-
Wanita Hina Istri Rasulullah, Ustaz Yusuf Mansur: Segera Ditindak!
-
Bimbim Menghina Nabi Muhammad saat Mabuk, Begini Caranya
-
Tangan Diborgol, Penghina Nabi Muhammad Minta Maaf: Saya Mabuk
-
Warga Surabaya Menghina Nabi Muhammad saat Tenggak Alkohol dan Mabuk
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!