Suara.com - Hari ketiga pasca hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur tampak masih sepi dari adanya kedatangan penumpang dari luar wilayah DKI Jakarta.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi pada Rabu (27/5/2020), tampak di pintu kedatangan penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) sejak pukul 13.30 hingga 15.00 WIB tampak masih sepi dari aktivitas penumpang yang datang.
Tampak di pintu kedatangan bus AKAP hanya terlihat sejumlah petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Polri yang berjaga.
Bangku kedatangan penumpang juga tampak terlihat kosong tak ada penumpang beristirahat usai melakukan perjalanan.
Kepala Terminal Terpadu Pulo Gebang, Bernad Pasaribu, mengatakan, aktivitas kedatangan penumpang hari ini ini masih sepi.
"Untuk hari ini (27/5/2020) masih sepi," kata Bernad saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (27/5/2020).
Adapun Bernad menyampaikan, data terkahir pada 26 Mei 2020 tercatat ada 205 penumpang yang datang dari luar Jakarta di Terminal Pulo Gebang.
"Hingga 26 Mei 2020 penumpang tiba 5 orang. Total dari tanggal 9 (Mei) jadi 205," ujar Bernad.
Baca Juga: New Normal ala Jokowi, Menag Buka Lagi Rumah Ibadah Secara Bertahap
Berita Terkait
-
Tiba di Terminal Pulo Gebang Tak Punya SIKM, 2 Warga Surabaya Dikarantina
-
Update Kasus Covid-19 RI 27 Mei: 23.851 Pasien Positif, 6.057 Sembuh
-
Operasi Larangan Mudik: 87 Ribu Kendaraan Putar Balik, 698 Travel Ditindak
-
Alhamdulillah, Pemerintah Klaim Kapasitas Tes Covid-19 di Indonesia Naik
-
Pilkada Diundur 9 Desember 2020 Akibat Corona, Ini Kata PDI Perjuangan
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar