Suara.com - Dua warga sipil tewas ditembak oleh orang tidak dikenal atau OTK. Peristiwa tersebut terjadi di sebuah hutan yang berada di Kabupeten Poso, Sulawesi Tengah, pada Selasa (2/6/2020) kemarin.
Berdasar data yang diterima, keduanya masing-masin bernama Syarifuddin (37) dan Firman (18). Mereka tewas setelah tertembak di bagian leher dan dada.
Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan membenarkan adanya peristiwa penembakan yang dilakukan OTK tersebut. Ahmad mengemukakan kekinian Polda Sulawesi Tengah bersama Satuan Tugas (Satgas) Tinombala tengah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Saat ini tim dari Polda Sulteng bersama dengan Satgas Tinombala serta Polres Poso sedang melakukan olah TKP dan pendalaman yang lokasinya berada di hutan," kata Ahmad saat jumpa pers di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (2/6/2020).
Ahmad menuturkan, kekinian situasi dan kondisi di Poso dalam keadaan kondusif pascaperistiwa penembakan tersebut. Bahkan dia menyebut kondisi Poso kekinian dalam keadaan aman.
"Secara umum situasi di Poso saat ini kondusif dan aman terkendali," katanya.
Berita Terkait
-
Seorang Wanita Tewas Tertembak saat Demonstrasi Kematian George Floyd
-
Aksi Koboi Jalanan, Anggota TNI yang Tembak Warga Dijebloskan ke Penjara
-
Gegara Power Bank Hilang, Tauke Sawit di Riau Tembak Mati Teman Sendiri
-
Door..! Bos Sawit Tembak Temannya Sampai Tewas Gara-gara Power Bank Hilang
-
Junaidi Tewas di Tangan Bos Sawit, Leher Tembus Peluru Pistol Rakitan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi
-
Aplikasi ShopeePay Perkenalkan Kampanye Terbaru Pasti Gratis Kirim Uang ke Bank dan E-Wallet
-
Kabar Terkini Insiden Stasiun Bekasi Timur: 17 Penumpang Dirawat, KAI Siaga Layanan Trauma Healing
-
Mahfud Tegaskan Gaya Militer Tak Cocok dalam Budaya Polri, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Laga Persija vs Persib Digelar di Samarinda, PT LIB: Bobotoh Tetap Dilarang Hadir!
-
Mahfud Sebut Diskusi Reformasi Polri dengan Prabowo Berlangsung Hangat dan Mengasyikkan
-
Reformasi Polri: Kompolnas Bakal Diperkuat Jadi Lembaga Independen dengan Kewenangan Eksekutorial