Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi sasaran tuduhan sebagai pihak yang memutuskan penyelenggaraan ibadah haji 2020 batal dilaksanakan. Mendengar itu, Menteri Agama Fachrul Razi membantah apabila pembatalan penyelenggaraan haji itu atas kemauan atau permintaan Jokowi.
Fachrul mengatakan, pembatalan penyelenggaraan ibadah haji itu bukanlah berdasarkan keputusan perseorangan. Sebelum akhirnya dibatalkan, Fachrul meminta masukan baik dari Kemenkumham maupun organisasi masyarakat (ormas) Islam lainnya.
"Tidak sama sekali. Itu kami sudah minta dan itu saya bilang, kami tidak serta merta mengambil keputusan," kata Fachrul dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (9/6/2020).
Bahkan Fachrul menyatakan apabila Jokowi sempat memberikan arahan untuk mengundurkan waktu keputusan soal ibadah haji dari 20 Mei menjadi 1 Juni. Jokowi disebutkannya malah meminta untuk menunggu waktu yang benar-benar matang agar ibadah haji bisa tetap berjalan.
Oleh karena itu, Fachrul menegaskan bahwa Jokowi bukan menjadi pengambil keputusan pembatalan ibadah haji 2020. Ia mengatakan kalau keputusan itu merupakan pertimbangan pihaknya disertai dengan masukan-masukan dari berbagai pihak.
"Itu bukan perintah Bapak Presiden, tapi pertimbangan kami dan kalau ada yang salah tentu saja itu tanggung jawab Menteri Agama karena itu menjadi tupoksinya Menteri Agama," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ibadah Haji 2020 Batal karena Covid, Wapres Ma'ruf: Hak Calon Jemaah Tetap
-
Haji 2020 Batal, Komite Haji India Kembalikan Uang Jemaah 100 Persen
-
30 Tahun Banting Tulang Demi Haji, Sarwiyah Ikhlas Gagal Pergi Tahun Ini
-
Ibadah Haji 2020 Batal, Komnas Haji Minta Transparansi Pengelolaan Dana
-
Cerita Perjuangan Suharto, Tukang Parkir yang Gagal Naik Haji Tahun Ini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK