Suara.com - Pria berinisial IBP (31) dan JAR (24) sempat berkeliling wilayah Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, sebanyak 10 kali sebelum melakukan aksi jambret handphone milik salah satu pengemudi truk. Hal itu dilakukan kedua pelaku guna mengamati situasi sekitar sebelum menyasar targetnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi mengemukakan bahwa salah satu pelaku, yakni IBP merupakan seorang pengemudi ojek yang biasa mangkal di sekitar tempat kejadian perkara. Sehingga, IBP pun telah memahami rute hingga situasi dan kondisi jalan di wilayah tersebut.
"Tersangka sebelum melakukan tindakan tersebut sudah berputar didaerah tersebut 10 kali untuk memastikan rute escape keadaan lokasi maupun target yang akan dilakukan tindakan (penjambretan) tersebut," kata Arsya saat jumpa pers seperti disiarkan melalui akun Instagram @polres_jakbar pada Kamis, (18/6/2020).
Untuk diketahui, Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat menangkap IBP dan JAR di wilayah Jakarta Pusat, pada Rabu (17/6) dini hari kemarin.
Polisi berhasil menangkap keduanya berbekal dari ciri-ciri pelaku saat melakukan aksi pejambretan yang terekam dalam kamera hingga videonya viral di media sosial.
"Berbekal dari ciri-ciri yang kami ketahui dari rekaman video tersebut akhirnya tim berhasil tangkap pelaku pada 17 Juni 2020 dini hari dimana para pelaku bersembunyi di daerah Jakarta Pusat," ujar Arsya.
Dari tangan kedua pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut di antaranya handphone hasil jambret milik korban, dua helm berwarna hitam dan abu-abu, sepatu dan sweater yang digunakan pelaku saat melakukan aksi jambret.
Kini, atas perbuatannya IBP dan JAR dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Mereka diancam hukuman paling lama 9 tahun penjara.
Baru-baru ini, aksi jambret sebuah telepon genggam atau HP terekam kamera hingga videonya viral di media sosial. Peristiwa tersebut diinformasikan terjadi di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Baca Juga: Redam Kejahatan Jalanan Malam Hari, Polsek Umbulharjo Bentuk Tim Regul
Dalam video berdurasi 12 detik yang diunggah akun Instagram @jakarta.terkini terlihat pelaku berjumlah dua orang. Kedua pelaku yang mengenakan sweater hitam itu terlihat menggunakan sepeda motor matik.
Dari video tersebut terlihat bahwa kedua pelaku awalnya melintas di jalur bus Transjakarta. Kemudian, sang pengemudi tiba-tiba berhenti.
Sementara, pelaku yang diboncengi turun menuju sebuah kendaran lain yang tengah melintas dan merampas barang yang diduga telepon genggam alias handphone. Usai melakukan aksinya, kedua pelaku bergegas melarikan diri dengan motor yang dikendarainya.
Berita Terkait
-
Viral! Video Jambret Kalung Modus Tanya Jalan Beraksi di Jogja
-
Takut Kualat Habis Jambret Emak-emak Gendong Anak, Pelaku Mendadak Tobat
-
Sama-sama Butuh Uang, Keponakan Ajak Paman Jambret HP Bocah di Serang
-
Bandit Modus Tanya Alamat Jambret Emak-emak, Polda DIY Lakukan Ini
-
Jambret HP Tewas Diamuk Massa, Motor Dibakar di Dekat Masjid Cibolang
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar