Suara.com - Sebuah akun Twitter membagikan foto coretan di tembok dengan narasi "Yang Disiram Mata Yang Buta Keadilan". Foto tersebut diunggah pada Rabu (17/6/2020).
Tulisan itu terdapat pada dinding sebuah tembok dekat lampu traffic light. Sehingga mudah terbaca oleh pengendara yang melintas di jalan tersebut.
Bagian "Mata" dan "Keadilan" ditulis memakai warna merah. Selain itu, terdapat angka "13.12" yang ditulis di sebelah kalimat tersebut.
Publik membanjiri unggahan akun Twitter itu dengan komentar. Beberapa warganet justru mendukung aksi vandalisme tersebut.
Pantauan Suara.com, pada Jumat (19/6/2020) malam, postingan tersebut telah mendapat sekitar lima ribu retweet dan 16 ribu like.
Akun Twitter itu tidak menjelaskan di mana letak atau lokasi coretan di dinding ini.
Namun ia menuliskan penggalan lirik lagu "Coretan Dinding" yang dinyanyikan musisi Iwan Fals.
"Sebab coretan dinding adalah pemberontakan kucing hitam yang terpojok di tiap tempat sampah di tiap kota," tulis akun Twitter tersebut.
Sebagian warganet yang mengomentari unggahan tersebut melanjutkan penggalan lirik lagu tersebut.
Baca Juga: Viral Aksi Prajurit TNI Hadang Tank Israel di Blue Line, Begini Ceritanya
Ada juga netizen yang mendukung aksi corat-coret di dinding dengan kalimat seperti itu.
"Vandalisme seperti ini yang malah saya dukung," ujar @Pae******.
"Vandalisme, tapi ya bener sih gimana yaa wkwk," tulis @jsu*********.
"Klo masih ada orang gila yang mempermasalahkan dan bilang ini vandalisme, ini vandalisme sebenernya," komentar @Sony********* yang memperlihatkan artikel dari BBC.com bertajuk "Ibu kota baru: Ribuan lubang tambang terbengkalai di Kaltim, 'cucu saya tewas di sana, saya harus tuntut siapa'."
"Maaf, GA SENGAJA saya retweet," komentar @arthur*********.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam