Suara.com - Mantan istri pengusaha vaksin asal China, Yuan Liping jadi kaya mendadak setelah mantan suaminya, Du Weimin yang memimpin Shenzhen Kangtai Biological Products mengirim 161,3 juta lembar saham perusahaan setelah mereka cerai.
Menyadur Daily Mail pada Jumat (26/06/2020), kekayaan wanita keturunan China-Kanada ini langsung meroket karena saham tersebut diperkirakan bernilai USD 3,2 miliar atau sekitar Rp 45 triliun.
Perceraian 'paling mahal di dunia' ini membuatnya jadi multi-miliuner dalam waktu semalam! Dengan status sosial baru itu, namanya turut meroket jadi salah satu wanita terkaya di China.
Yuan Liping yang tinggal di Shenzhen adalah sosok yang tidak menonjolkan diri dan jarang muncul di media.
Menyadur Bloomberg, Yuan menjabat direktur Kangtai sejak Mei 2011 hingga Agustus 2018. Ia juga pernah menjabat sebagai wakil manajer umum anak perusahaan Beijing Minhai Biotechnology.
Sementara itu, mantan suaminya, Du Weimin adalah pengusaha yang merintis bisnis dari nol. Pria 56 tahun ini berasal dari keluarga petani dan kuliah studi kimia.
Sebelum jadi pengusaha vaksin, Du Weimin pernah kerja di klini dan jadi sales manager di perusahaan farmasi. Pada 2009, Kangtai mengakuisisi Minhai, perusahaan yang didirikannya pada 2004.
Nilai saham Kangtai meroket dalam beberapa tahun terakhir. Perusahaan ini terus berkembang dan jadi semakin kuat semenjak mengumumkan rencana pengembangan vaksin Covid-19.
Perceraian ini langsung menyusutkan setengah kekayaan Du Weimin dari USD 6,5 miliar yang setara Rp 92 triliun menjadi USD 3,1 miliar atau Rp 44 triliun.
Baca Juga: WHO: Butuh Waktu Lebih Lama Hingga Vaksin Virus Corona Tersedia, Kenapa?
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK